INDO 97 0 1404929731 1 28.Pdf (1.010Mb)
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
Mandatory Passenger Requirements on Lion Air Group Air Travel Last Updated August 24, 2021 | 23:00 WIB (GMT+ 07)
www.lionair.co.id @lionairgroup (+6221) 6379 8000 www.batikair.com @batikair @lionairgroup Lion Air Group Lion Air Group 0804 1 778899 PRESS RELEASE Latest Flight Information: Mandatory Passenger Requirements on Lion Air Group Air Travel Last Updated August 24, 2021 | 23:00 WIB (GMT+ 07) Running Period: 25 - 30 August 2021 “Please Pay Attention to and Meet the Health Test Conditions, Validity Period and Other Specified Requirements Documents” Flying is Safe and Healthy: Use of Caring Apps Protect Before Departure, as part of Digitalization Gradually. J A K A R T A – August 25, 2021. Lion Air (JT flight code), Wings Air (IW flight code), Batik Air (ID flight code) member of Lion Air Group said that the entire implementation of Lion Air Group flight operations while maintaining safety, security, and comfort (safety first). And already run according to health protocol guidelines. In connection with the terms and conditions required for each prospective passenger who will carry out air travel (flights) during the Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pandemic alert period, current period: August 25 – August 30, 2021. Domestic flight provisions in that period, to support government policies related to the implementation (implementation) of efforts to prevent, handle and control Covid-19, namely the Enactment of Restrictions on Community Activities (PPKM), category: 1. Level 4, Level 3, Level 2 Java and Bali, 2. Level 4 Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku and Papua, 3. Level 3, Level 2, Level 1 Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku and Papua. Key Notes: 1. Please arrive at the airport departure early, which is 3-4 hours before the scheduled flight. -
Representasi Politik Opini Publik Terhadap Pemilukada Sumatra Barat 2010 Pada Koran Singgalang Dan Program Sumbar Satu
Jurnal komunikasi, ISSN 1907-898X Volume 9, Nomor 1, Oktober 2014 Representasi Politik Opini Publik terhadap Pemilukada Sumatra Barat 2010 pada Koran Singgalang dan Program Sumbar Satu Muhammad Thaufan A Prodi Komunikasi, Universitas Andalas, Padang (Mahasiswa doctoral GSID-Nagoya University Japan) Abstract This paper aims to discover political representation of the lokal media namely Harian Singgalang regarding public opinion during the election in West Sumatra Indonesia. Furthermore, the complexity of media power will be discussed through such television program and the newspaper`s headline and special report. By using case study approach and critical discourse analysis of Norman Fairclough in analyzing text, discoursive practice, and socio-cultural practice, it can be noted that political public opinion had been fully articulated in such lokal media representing collaboration actors and institution among media, politicians and lokal people. Political opinion could be sensed in the program “Menuju Sumbar Satu Padang TV” and located in the headlines and special report of Harian Singgalang during April-August 2010. Representation of political opinion in both Padang TV and Singgalang indicated media logic and also vested interested among such media and elites in order to maintain lokal democracy by spreading politically strategic information, persuading the audience, making the myth of good impression in order to win the election. Menuju Sumbar Satu Padang TV has depicted campaign strategy of some governors candidates while headlines and special report of Singgalang have extremely covered all candidates and transformed those dynamic public sphere for political consensus among media, politicians and the audience in promoting lokal democracy in West Sumatra 2010. Key Words : Mass Media, Media Power, Public Opinion, Representation, Democracy Abstrak Tulisan ini menyingkap tabir representasi politis media lokal yaitu Padang TV dan Harian Singgalang terkait opini public dalam proses Pemilukada Sumatera Barat 2010. -
Menteriperhubungan Repubuk Indonesia 70 2001
MENTERIPERHUBUNGAN REPUBUK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM 11 TAHUN 2010 TENTANG TAT AN AN KEBANDARUDARAAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERIPERHUBUNGAN, Menimbang: a. bahwa dalam Pasal 200 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan telah diatur ketentuan-ketentuan mengenai Tatanan Kebandarudaraan Nasional; b. bahwa untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional; 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4956); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 48); 3. Peraturan Pemerintah Nemer 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan (Lembaran Negara Tahun 2001 Nemor 9, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4075); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2001 tentang Kebandarudaraan (Lembaran Negara Tal1un 2001 Nomor 128, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4146); 5. Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Pulau-pulau Kecil Terluar; 6. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 43 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 20 Tahun 2008; 6. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 24 Tahun 2009 tentang Keselamatan Penerbangan; Menetapkan PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL. BABI 1. Bandar Udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan Iepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya, yang terdiri atas bandar udara umum dan bandar udara khusus yang selanjutnya bandar udara umum disebut dengan bandar udara. -
International Journal of Southeast Asia
International Journal of Southeast Asia EDUCATION FOR ALL: A STUDY OF ORANG RIMBA IN TANAH MENANG, BUNGKU’S VILLAGE, BATANGHARI DISTRICT, JAMBI PROVINCE INDONESIA 1Suryawahyuni Latief, 2Santi Hendrayani, 3Puji Lestari 1&2 Nurdin Hamzah University Jambi, Indonesia 3 Postgraduate student of Islamic State University Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi, Indonesia e -mail: [email protected] ABSTRACT : The purpose of this study is to describe education for the aboriginal community in Tanah Menang, Bungku’s Village, Batanghari District, Jambi Province, Indonesia. This study employs a descriptive qualitative approach. We collected data through interviews, observations, and documents. The results found that: 1) the education for Orang Rimba in Tanah Menang provides since 2017 that focused on a base education; 2) the teacher creates the lesson material through the picture, and puzzle fixed with their environment; 3) the primary method of learning is teacher-centered, 4) the average of students age is 10 to 20 years old; 5) the learning process conveyed in bilingual, heritage language of Orang Rimba and Bahasa. Keywords: Basic education, Education rights, Orang Rimba Background A base education accomplishment for all has around the world’s program to give the education rights for all people in all society in literalizing and numbering. The purpose of this program was to literate all people around the world in 2015. Parallel to the education fo all program, the highest constitutions of the Republic of Indonesia has attached it since 1945. According to the Constitution, all citizens have a right to get an education without exception. Unfortunately, the education rights for the Aboriginal population are less attention from the Indonesia government. -
Perdagangan Lada Di Jambi Abad Xvi-Xviii Pepper Trading In
3ERDAGA1GA1 /ADA D, JA0B, ABAD X9,-X9,,, 3E33ER TRAD,1G ,1 -A0B, FR20 THE 16TH T2 THE 18TH CE1T8RY Dedi Arman Balai Pelestarian 1ilai Budaya .epulauan Riau -ln. 3ramuka No. 7, Tanjungpinang deasutanmaNmur79#gmail.com Diterima tanggal 8 Januari 2018 Disetujui tanggal 28 Juni 2018 Abstract This paper discusses the trade of -ambi pepper covering production, production, transportation, marNeting from upstream to downstream and involved actors of the whole trade. Trade route is divided into two. First, from upstream production area Erought downstream (3ort of JamEi). Secondly, from upstream through alternative path to Muaro Tebo to Strait of Malacca through Indragiri and Kuala Tungkal. The traders involved the main producer of pepper in -ambi. 3roducers of pepper, 0inangkabau farmers living along the Batanghari River, and traders are 3ortuguese, Chinese, Dutch, and English, as well as the sultan and nobles of -ambi. The heyday of -amEi pepper trade did not last long as pepper farmers moved to plant other commodities, such as rice and cotton especially when the price of pepper fell in the world marNet. .eywords: trading, pepper, and -ambi Sultanate. AEstrak 1asNah ini membahas tentang perdagangan lada -amEi yang meliputi wilayah produksi, produNsi, transportasi, pemasaran dari hulu ke hilir dan aktor-aktor yang terliEat dari Neseluruhan perdagangan. -alur perdagangan dibagi dua, 3ertama, dari daerah produNsi di hulu diEawa ke hilir (3elaEuhan -ambi). .edua, dari hulu melalui Malur alternatif Ne 0uaro TeEo menuMu Selat 0alaNa melalui ,ndragiri dan .uala TungNal. Adapun pelaNu perdagangan melibatkan produsen utama lada di -amEi. 3rodusen lada, petani 0inangNabau yang tinggal di sepanjang Sungai Batanghari, dan pedagang adalah 3ortugis, Cina, Belanda, dan ,nggris, maupun sultan dan bangsawan -amEi. -
Multicultural Narratives in Indonesian Education Historiography: Study Discourse-Historical Approach History Textbook of Senior High School
The 2nd International Conference on Technology, Education, and Social Science 2018 (The 2nd ICTESS 2018) Multicultural Narratives in Indonesian Education Historiography: Study Discourse-Historical Approach History Textbook of Senior High School Akhmad Dwi Afiyadi, Leo Agung S, Sunardi Department of History Education, Sebelas Maret University, Solo, Indonesia Correspondence: [email protected] Abstract: This research tries to trace the multicultural narrations produced by government through textbooks of history lesson (high school) as compulsory subjects. This research is based on the theory of multiculturalism which states that multiculturalism is the recognition of cultural diversity including ethnic, religious, racial and intergroup diversity. On the other hand this articles attempts to look at the multicultural narrations produced by the government in the textbooks of historical pursuits and the political context of education in the production of multicultural narratives. The multicultural narratives described in the textbook of the history lessons ideally depict the territory of Indonesia which has a diversity of tribes, religions, race and groups. The result of this study are expected to find whether the narrative textbooks of history lessons have revealed historical facts that reflect the diversity of Indonesian society and see how the political context of education, whether to position the textbook as a way of controlling the official historical narratives that students, educators and policy makers education. Keywords: [Multicultural Narratives, History Textbook, Discourse-Historical Approach, Education Historiography] 1. INTRODUCTION not be separated from the political interests of the government. State political conditions The lesson of history is the lessons affect the curriculum and textbook material. taught at the school from the elementary to This is because history textbooks in schools the secondary level. -
DUALISME KESULTANAN DI JAMBI TAHUN 1696-1725 Skripsi
JAMBI DAN SETERU DUA PENJURU: DUALISME KESULTANAN DI JAMBI TAHUN 1696-1725 Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S-1) dalam Sejarah Peradaban Islam Oleh Al Hafiz NIM. 402170784 PROGRAM STUDI SEJARAH PERADABAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI TAHUN 1442 H/2021 M SURAT PERNYATAAN ORISINILITAS SKRIPSI Nama : Al Hafiz NIM : 402170784 Pembimbing I : Rahyu Zami, M. Hum Pembimbing II : M. Husnul Abid, S.S., M. A. Jurusan : Sejarah Peradaban Islam Fakultas : Adab dan Humaniora Judul Skripsi : Jambi Dan Seteru Dua Penjuru: Dualisme Kesultanan Di Jambi Tahun 1696-1725. Menytakan dengan ini bahwa karya ilmiah/skripsi ini adalah asli bukan plagiasi serta telah disesuaikan dengan ketentuan ilmiah menurut peraturan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari, ternyata telah ditemukan pelanggaran plagiasi dalam karya ilmiah/skripsi ini, maka saya siap untuk di proses berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jambi, 23 Februari 2021 Al Hafiz NIM. 402170784 i NOTA DINAS Pembimbing I : Rahyu Zami, M. Hum Pembimbing II : M. Husnul Abid, S.S., M. A. Alamat : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Di_ Jambi Assalamu’alaikum Wr. Wb. Setelah membaca dan megadakan perbaikan seperlunya, kami berpendapat bahwa skripsi saudara Al Hafiz, NIM. 402170784 yang berjudul “Jambi dan Seteru Dua Penjuru: Dualisme Kesultanan di Jambi Tahun 1696-1725” telah dapat diajukan untuk dimunaqasahkan guna melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat-syarat mencapai gelar Sarjana strata Satu (S-1) pada Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. -
Land Relations Between Access, Exclusion and Resistance in Jambi Province, Indonesia
A post-frontier in transformation: land relations between access, exclusion and resistance in Jambi province, Indonesia Dissertation zur Erlangung des mathematisch-naturwissenschaftlichen Doktorgrades "Doctor rerum naturalium" der Georg-August-Universität Göttingen im Promotionsprogramm Geowissenschaften/Geographie der Georg-August University School of Science (GAUSS) vorgelegt von Dipl. Geogr. Barbara Beckert aus Erlangen Göttingen 2016 Betreuungsausschuss Prof. Dr. Christoph Dittrich Abteilung Humangeographie, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Prof. Dr. Heiko Faust Abteilung Humangeographie, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Mitglieder der Prüfungskommission Referent: Prof. Dr. Christoph Dittrich Abteilung Humangeographie, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Korreferent: Prof. Dr. Heiko Faust Abteilung Humangeographie, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Weitere Mitglieder der Prüfungskommission Prof. Dr. Lasafam Iturrizaga, Abteilung Physische Geographie, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Jun.-Prof. Dr. Dirk Felzmann, Arbeitsbereich Geographie und ihre Didaktik, Geographisches Institut, Fakultät für Geowissenschaften und Geographie, Georg-August-Universität Göttingen Dr. Lukas -
Laporan Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah Vi Padang Semester 1 Tahun 2020
KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR OTORITAS BANDAR UDARA WILAYAH VI PADANG SEMESTER 1 TAHUN 2020 INOVASI KINERJA DI MASA PANDEMI COVID-19 OBU VI SIAP DAN PATUH MENUJU WBK-WBBM Kantor Otoritas Wilayah VI – Padang @6Otoritas OtbanEnam @otoritasbandarawil6 LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR OTORITAS BANDAR UDARA WILAYAH VI PADANG SEMESTER 1 TAHUN 2020 SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh Segala puji syukur marilah kita panjatkan ke hadhirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua sehingga kita masih diberi sehat wal afiat serta kekuatan untuk melaksanakan tugas dan kegiatan sehari-hari. Ditjen Perhubungan Udara memberikan apresiasi yang tinggi terkait terbitnya Buku Laporan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Semester I Tahun 2020 Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang pada bulan Agustus ini. Buku ini merupakan salah satu laporan dan bukti kinerja yang telah dilakukan dan akan menjadi tolok ukur penilaian bagi Ditjen Perhubungan Udara pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang selama paruh pertama tahun 2020. Dan akan menjadi evaluasi untuk melanjutkan kinerja pada paruh kedua tahun ini. Terutama untuk menjalankan dan mendukung kebijakan pemerintah, baik dalam hal percepatan penanganan pandemi Covid-19 maupun percepatan pemulihan perekonomian nasional. Seperti tertuang dalam Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 tanggal 26 Juni 2020 dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 41 tahun 2020 tanggal 08 Juni 2020. Tentang pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) serta SE 13/ 2020 tgl 8 Juni 2020 tentang Operasional transportasi udara dalam masa kegiatan masyarakat produktif dan aman dari Covid-19. -
Impact of Economic Growth on Regional Development in Jambi Province
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 4, January – February 2020 ISSN: 2338-4603 (print); 2355-8520 (online) Impact of economic growth on regional development in Jambi Province M. Iqbal1*; Muhammad Firdaus2; Bambang Juanda2; Dedi Budiman Hakim2 1) Muaro Jambi Regency's Office of Tourism, Youth and Sports, Indonesia 2) Economics and Management Faculty, IPB University, Bogor, Indonesia *To whom correspondence should be addressed. E-mail: [email protected] Abstract This research work aims to, firstly, analyze the structure of economic growth based on regency/city typology in Jambi Province in 2008-2007, and secondly, to analyze regional development inequality in Jambi Province in 2008-2017. The analytical methods used are cluster analysis and Williamson Index. In this study, regions are grouped based on similar characteristics of economic growth in Regency/City in Jambi Province using cluster analysis in the period 2008 to 2007. The results of the cluster analysis generated three regional groups with different economic characteristics each year. Through Williamson Index it is found that the average value of development inequality in Jambi Province in 2008-2017 is 0.389, indicating that Jambi Province’s inequality index is in the intermediate level. The results of panel data regression analysis show that HDI and Expenditure on Goods and Services have a significant effect on economic growth. Keywords: Cluster analysis, Economic growth, Regional inequality JEL Classification: R10, R11 INTRODUCTION Development is a multidimensional process that includes continues changes strived to improve community welfare. One indicator of the success of development at the macro level is economic growth, reflected in changes in Gross Regional Domestic Product (GRDP) in a region (Todaro & Smith, 2008). -
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia
MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 40 TAHUN 2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang bahwa dalam rangka menindaklanjuti ketentuan Pasal 233 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan perlu dilakukan penataan organisasi dan tata kerja Unit Pelaksana Teknis di bidang penyelenggaraan bandar udara dalam Peraturan Menteri Perhubungan; Mengingat 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4956); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4075); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Bandar Udara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5295); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2012 tentang Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 176); 5. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara Republik Indonesia, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014; 1 6. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014; 7. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/ 18/M. PAN/11/2008 tentang Pedoman Organisasi Unit Pelaksana Teknis Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian; 8. -
Dinas PU Kota Sungai Penuh Bab IV- Bidang Cipta Karya 4.1. Analisis Sosial Aspek Sosial Budaya Masyarakat Di Suatuwilayah Sanga
4.1. Analisis Sosial Aspek sosial budaya masyarakat di suatuwilayah sangat berpengaruh terhadap tingkatdan pola perkembangan wilayah tersebut.Sering kali sosial budaya masyarakat menjadipendorong sekaligus penghambatberkembangnya suatu wilayah. Aspek soial budaya merupakan aspek yang fundamental dan berperan sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan manusia yang dituangkan dalm wujud peningkatan kualitas kesejahteraan dan kualitas taraf hidup masyarakat. Pada titik ini, nilai-nilai budaya bangsa yang mengacu pada pancasila dan UUD 1945 perlu direvitalisasi ke dalam suatu pranata-pranata yang aplikatif sehingga secara substansial mampu menaungi sekaligus menjadi pijakan dasar dalam penyelenggaraan pembangunan daerah. Dalam prakteknya selama ini, ternyata nilai-nilai ideologis bangsa ini masih belum terimplementasikan secara utuh dan nyata. Lebih dari itu, sejalan dengan penyelenggaraan pembangunan yang mengacu kepada karakteristik dan spesifikasi daerah, serta dalam kerangka memperkuat kohesi dan ketahanan sosial yang menyangkut interaksi antar individu atau kelompok masyarakat dapat dirasakan adanya kecenderungan terabaikannya budaya daerah yang memuat nilai-nilai, sikap, perilaku, kebiasaan (custom), tradisi, adat istiadat, dan bentuk-bentuk kearifan lokal lainnya. Suku Kerinci memiliki aksara yang disebut surat incung yang merupakan salah satu variasi surat ulu. Sebagian penulis seperti Van Vollenhoven memasukkan Kerinci ke dalam wilayah adat (adatrechtskring) Sumatera Selatan, sedangkan yang lainnya menganggap Kerinci sebagai wilayah