Salad Meat Seafood Satay
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
Discover the Taste of Solo
Discover the Taste of Solo Sejak tahun 1988, Dapur Solo berdedikasi untuk melestarikan kuliner tradisional Jawa. Dapur Solo dikenal akan keahliannya dalam kreasi hidangan khas Jawa untuk masyarakat modern, tanpa meninggalkan nilai unik dan tradisional. Seluruh sajian dimasak dengan penuh perhatian akan keunggulan dan keasliannya. KHAS SOLO 01 01. Nasi Urap Solo 40,5 Nasi, sayuran urapan dengan rasa sedikit pedas, pilihan lauk ayam / empal goreng, tempe bacem Dengan nasi kuning +1.000 02. Nasi Langgi Solo 41,5 Nasi langgi kuning khas Solo yang disajikan dengan ayam / empal goreng, terik daging, sambal goreng kentang, abon sapi, telur dadar tipis, serundeng kelapa, kering kentang, lalap serta kerupuk udang dan sambal Dengan nasi putih 40.500 02 04 03. Nasi Langgi Si Kecil 30,5 Nasi kuning dengan pilihan ayam goreng, abon sapi, telur dadar tipis dan kerupuk udang 04. Nasi Liwet Solo 40,5 Nasi gurih dengan suwiran ayam kampung, telur pindang, tempe bacem dan potongan ati ampela ayam disiram dengan sayur labu dengan rasa gurih sedikit pedas Menu favorit Menu pilihan anak 05 06 05. Lontong Solo 40,8 Lontong yang disiram dengan kuah opor kuning lengkap dengan suwiran ayam, telur pindang dan sambal goreng kentang 06. Timlo Solo 37,5 Sop kuah bening berisi sosis Solo, suwiran ayam, dan telur pindang 07. Selat Solo 41 Perpaduan daging semur yang manis dan mustard yang asam serta sayuran, menghasilkan cita rasa perpaduan dua budaya Jawa dan Belanda 07 Menu favorit Menu pilihan anak NUSANTARA 01 01. Nasi Timbel Sunda 42 Nasi timbel dengan pilihan lauk ayam / empal goreng, sayur asem, ikan asin, tempe bacem serta disajikan dengan kerupuk udang, lalap dan sambal 02 02. -
Detection of Coliforms and Enteric Pathogens in Favorite Snack Food
Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 528 Proceedings of the 7th International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (ICRIEMS 2020) Detection of Coliforms and Enteric Pathogens in Favorite Snack Food Sold in Yogyakarta City Tri Yahya Budiarso1,*, Charis Amarantini1, Guruh Prihatmo1, Ratih Restiani1, Yesika Putri2, Virgin Kindagen2 and Sharoneva Linggardjati2 1Biology Department, Faculty of Biotechnology, Universitas Kristen Duta Wacana. Jl dr Wahidin Sudirohusodo 5- 25 Yogyakarta.55224 2Undergraduate Program, Biology Department, Faculty of Biotechnology, Universitas Kristen Duta Wacana. Jl dr Wahidin Sudirohusodo 5-25 Yogyakarta.55224 *Corresponding author. Email: [email protected] ABSTRACT Favorite snack food is very popular to Yogyakarta's residents, such as cilok, skewered meatballs, and dumplings. The processing and serving processes of these food does not pay attention to hygiene aspects, therefore, it is necessary to monitor the presence or absence of coliform bacteria and enteric pathogens that often cause digestive disorders. A total of 30 samples were collected from each food from different locations. These samples were then enumerated on a CCA medium to grow all types of coliforms and enteric pathogens. The resulted colonies were then selected on SSA, SMAC, and DFI Agar medium to obtain a single isolate, which were biochemically tested until their genus levels were identified using API 20E. Based on the identification results of 30 food samples, the contamination levels obtained were as follows, Escherichia coli (16.6%), Klebsiella pneumoniae (13.3%), Yersinia enterocolitica (13.3%), Pantoea spp (6.6%). ), Aeromonas hydrophila (6.6%), Enterobacter cloacae (6.6%), Serratia marcescens (6.6%), Bordetella / Alcaligenes / Moraxella spp (6.6%), Serratia liquefaciens (3.3%), Proteus mirabilis (3.3%), Shigella spp (3.3%), and Ewingella Americana (3.3%). -
Penentuan Kombinasi Makanan Jajanan Tradisional Harapan Untuk Memenuhi Kecukupan Energi Dan Protein Anak Sekolah Dasar Di Kota Palembang
View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk brought to you by CORE provided by Diponegoro University Institutional Repository PENENTUAN KOMBINASI MAKANAN JAJANAN TRADISIONAL HARAPAN UNTUK MEMENUHI KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA PALEMBANG DETERMINATION OF EXPECTED TRADITIONAL STREET FOOD COMBINATION TO FULFILL ENERGY AND PROTEIN REQUIREMENT ON ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN PALEMBANG Tesis Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat S-2 Magister Gizi Masyarakat FATMALINA FEBRY E4E 004 042 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Maret 2006 PENGESAHAN TESIS Judul Penelitian : Penentuan Kombinasi Makanan Jajanan Tradisional Harapan untuk Memenuhi Kecukupan Energi dan Protein Anak Sekolah Dasar di Kota Palembang. Nama Mahasiswa : Fatmalina Febry Nomor Induk Mahasiswa : E4E 004 042 Telah diseminarkan pada tanggal 2 Maret 2006 dan telah dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal 16 Maret 2006 Semarang, 20 Maret 2006 Menyetujui Komisi Pembimbing Pembimbing I Pembimbing II Ir. Laksmi Widajanti, M.Si dr. Apoina Kartini, M.Kes NIP. 132 011 375 NIP. 131 964 518 Mengetahui Program Studi Magister Gizi Maasyarakat Program Pascasarjana Universitas Diponegoro a.n. Ketua Sekretaris HALAMAN KOMISI PENGUJI Tesis ini telah diuji dan dinilai oleh Panitia Penguji pada Program Studi Magister Gizi Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Pada Tanggal 16 Maret 2006 Moderator : Ir. Laksmi Widajanti, M.Si Notulis : Kris Diyah Kurniasari, SE Penguji : 1. Ir. Laksmi Widajanti, M.Si 2. dr. Apoina Kartini, M. Kes 3. Ir. Suyatno, M.Kes 4. dr. Niken Puruhita, M.Med.SC HALAMAN PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis ini adalah hasil pekerjaan saya sendiri dan didalamnya tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi atau lembaga pendidikan lainnya. -
Keindahan Pantai Samila Sebagai Daya Tarik Wisata Di Songkhla Thailand
Foreign Case Study 2018 Sekolah Tinggi Pariwasata Ambarrukmo Yogyakarta KEINDAHAN PANTAI SAMILA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI SONGKHLA THAILAND Nurul Hikmah 15.2126 Sekolah Tinggi Pariwasata Ambarrukmo Yogyakarta Abstract : Makalah ini merupakan hasil laporan Foreign Case Study untuk syarat publikasi ilmiah di Sekolah Tinggi Pariwasata Ambarrukmo Yogyakarta dengan judul Keindahan Pantai Samila Sebagai Daya Tarik Wisata Di Songkhla Thailand. 1. PENDAHULUAN 1.1. TUJUAN Foreign Case Study ataupun biasa disebut dengan singkatan FCS merupakan kegiatan wajib mahasiswa atau mahasiswi Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta. Foreign Case Study sendiri mencakup pada penelitian, interview ataupun wawancara di lokasi tujuan wisata, yang dilakukan di negara lain dengan tujuan mendapatkan berbagai macam ilmu dan wawasan tentang perkembangan dan pengelolaan di negara tersebut khususnya pada aspek Pariwisata [1]. Bukan hanya tentang itu tujuan diadakanya Foreign Case Study juga meliputi pencarian data-data terkait pengelolaan pariwisata di negara lain, dengan demikian mahasiswa mendapatkan gambaran dan pengalaman baru sehingga pada saat terjun didunia kerja khususnya pada bidang kepariwisataan di Indonesia nantinya dapat memberikan kompirasi terhadap pengelolaan pariwisata di dalam Negri. Tentu disetiap Negara di dunia memiliki cara andalan dalam mengelola pariwisata di masing – masing Negaranya. Bagaimana peran, usaha, strategi untuk memajukan pariwisata yang sekarang menjadi salah satu asset terbaik untuk perkembangan sebuah kawasan mulai dari zonasi kecil sampai besar. Selain bertujuan sebagai kunjungan dan observasi di negara lain adapun maksud dan tujuan dari diadakanya kegiatan FCS adalah melaksanakan penulisan jurnal ilmiah Foreign Case Study ini dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Technical Writing And Hospitalily Reasearch Medhode. Jurnal ilmiah ini disusun sebagai syarat tugas mahasiswa untuk melengkapi nilai Jurnal Ilmiah Akademik Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta. -
Coffee Break No Uraian Menu 1 2 Macam Kue Asin / Gurih 1
COFFEE BREAK NO URAIAN MENU 1 2 MACAM KUE ASIN / GURIH 1 Arem-arem sayur 2 Bakwan udang 3 Bitterballen 4 Cheese Roll 5 Combro 6 Crekes Telur 7 Gadus / talam udang 8 Gehu pedas 9 Ketan Bumbu 10 Lalampah ikan menado 11 Lemper Ayam Bangka 12 Lemper ayam Spc 13 Lemper bakar Ayam 14 Lemper sapi jateng 15 Lemper sapi rendang / ayam 16 Leupeut ketan kacang 17 Lontong ayam kecil 18 Lontong Oncom 19 Lontong Tahu 20 Lumpia Bengkuang 21 Lumpia goreng ayam 22 Macaroni Panggang 23 Misoa ayam 24 Otak-otak ikan 25 Pangsit goreng ikan 26 Pastel ikan 27 Pastel sayur 28 Pastel sayur telur 29 Risoles rougut ayam 30 Risoles rougut canape 31 Roti Ayam 32 Roti goreng abon sapi 33 Roti goreng sayur 34 Samosa 35 Semar mendem ayam 36 Serabi oncom 37 Sosis solo basah ayam 38 Tahu isi Buhun 2 2 MACAM KUE MANIS 1 Agar-agar moca 2 Ali Agrem 3 Angkleng ketan hitam Cililin 4 Angku jambu angku tomat 5 Angku Ketan Kacang Ijo 6 Apem Jawa 7 Apem Pisang 8 Awug beras kipas 9 Bafel hati 10 Bika Ambon Medan / Suji 11 Bika Iris Cirebon 12 Bika Medan Kecil 13 Bola-Bola Coklat 14 Bolu Gulung blueberry 15 Bolu Ketan Hitam 16 Bolu Kukus Coklat / Gula Merah 17 Bolu Nutri Keju 18 Bolu Pisang Ambon 19 Bolu Susu 20 Bolu Ubi Jepang 21 Bubur Lemu 22 Bubur Lolos 23 Bugis Bogor 24 Bugis ketan Matula 25 Bugis Ubi Ungu 26 Carabika Suji 27 Cenil / gurandil 28 Cente Manis 29 Cikak kacang ijo 30 Clorot 31 Cookies kismis 32 Coy pie pontianak 33 Crumble bluberry 34 Cuhcur gula merah / Suji 35 Cuhcur mini 36 Dadar Gulung 37 Dadar Gulung Santan 38 Gemblong Ketan 39 Getuk 40 Getuk Lindri 41 Gogodoh -
Riau Malay Food Culture in Pekanbaru, Riau Indonesia
Mardatillah et al. Journal of Ethnic Foods (2019) 6:3 Journal of Ethnic Foods https://doi.org/10.1186/s42779-019-0005-7 ORIGINAL ARTICLE Open Access Riau Malay food culture in Pekanbaru, Riau Indonesia: commodification, authenticity, and sustainability in a global business era Annisa Mardatillah* , Sam’un Jaja Raharja, Bambang Hermanto and Tety Herawaty Abstract The purpose of this research is to provide an in-depth analysis of the commodification, authenticity, and sustainability of culinary legacy as an instance of intangible cultural legacy, as well as how to subsequently compete with excellence and sustainability in the midst of a modern, global era of business without the loss of authenticity value. Herein is revealed the application of true local culture amid commercialization and modernization, differentiating between the authenticity and that which is out-of-sorts with local identity. The controversy of contextualization, the discussion of what is necessary, and the commodification of traditional food, namely the traditional foods of Riau Malay, to respond to the demand of a global market, are areas of interest in this study, as well as how the traditional foods of Riau Malay may compete with excellence and sustainability in a global market while retaining its authenticity values. The methodology used in this research is qualitative phenomenological; the interviews were carried out from the informants who were cultural figures of Riau Malay, social figures, and business actors in the traditional Riau Malay food industry with resulting evidence that confirms the necessity of heritage value of traditional Riau Malay foods, commodification in the area of globalization, without necessitating any loss of authenticity elements. -
Upaya Kedai Bajigur Dalam Menciptakan Kepuasan Pelanggan
UPAYA KEDAI BAJIGUR DALAM MENCIPTAKAN KEPUASAN PELANGGAN (Studi Pengendalian Mutu di Kedai Bajigur Mbak Ika Yogyakarta) Anisa Picata Melanaise1 dan Elda Pangesti2 Email : [email protected] [email protected] ABSTRAC Bajigur is one of the traditional beverage from West Java. Beverages made from spices such as ginger and with a mixture of coconut milk, palm sugar, coffee, salt, and pandan leaves. Kedai Bajigur Mbak Ika is one of the entrepreneurs who sell traditional Bajigur beverage. In maintaining customer satisfaction, Kedai Bajigur Mbak Ika provides various efforts in improving the quality of its products. This study aims to determine what efforts are given Kedai Bajigur Mbak Ika in creating customer satisfaction. Penenlitian method used is qualitative descriptive method by collecting data through documentation and interview. The interview was conducted at Kedai Bajigur Mbak Ika with the owner of the shop, Mbak Ika along with two buyers. The results of this study indicate that Kedai Bajigur Mbak Ika undertakes such efforts as asking customers' opinions about their products, while maintaining the quality of Bajigur without reducing the basic ingredients, and if the ingredients rise in the market of Kedai Bajigur Mbak Ika will raise the price without reducing the portion. These efforts make Kedai Bajigur Mbak Ika customers remain loyal. Keywords: Bajigur, product quality, customer satisfaction ABSTRAK Bajigur adalah salah satu minuman tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Minuman yang berbahan dasar dari rempah-rempah seperti jahe dan dengan campuran santan kelapa, gula aren, kopi, garam, dan daun pandan. Kedai Bajigur Mbak Ika merupakan salah satu wiraswasta yang menjual minuman tradisional Bajigur. -
Pelaksanaan Kegiatan Latihan
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN LATIHAN PRESENTASI PRODUK A. Perencanaan Latihan Presentasi Produk Penulis telah melaksanakan kegiatan latihan selama 2 bulan dari bulan September sampai dengan bulan November dengan rencana kegiatan latihan sebagai berikut; TABEL 7 PERENCANAAN KEGIATAN LATIHAN PEMBUATAN KUE ULANG TAHUN NASI TUMPENG September Oktober November Kegiatan Latihan Week Week 3 Week 4 Week 3 Week 4 Week 1 2 Latihan membuat tampah, membuat nasi kuning tumpeng pertama Latihan membuat telur rebus, ikan goreng, ayam bakar kecap, urap, tempe orek dan mie goreng pertama 41 42 TABEL 7 PERENCANAAN KEGIATAN LATIHAN PEMBUATAN KUE ULANG TAHUN NASI TUMPENG (LANJUTAN) Latihan menyusun semua bagian nasi tumpeng pertama Latihan finishing kue ulang tahun nasi tumpeng pertama Latihan membuat tampah, membuat nasi kuning tumpeng kedua Latihan membuat telur rebus, ikan goreng, ayam bakar kecap, urap, tempe orek dan mie goreng kedua Latihan menyusun semua bagian nasi tumpeng kedua Latihan finishing kue ulang tahun nasi tumpeng kedua Latihan membuat ikan goreng dan ayam bakar kecap ketiga Sumber : Hasil Olahan Penulis, 2019 43 Setelah membuat perencanaan kegiatan diatas, selanjutnya penulis membuat tabel working plan yang digunakan untuk persiapan presentasi produk. Work Planning adalah suatu proses mempersiapkan usaha atau kegiatan yang akan dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Sistematis dalam arti teratur, dan logis dalam arti masuk akal sehingga bisa dipertanggung jawabkan (Kanaidi, 2013). -
Indonesian Journal of Human Nutrition, Juni 2018, Vol
1 Indonesian Journal of Human Nutrition, Juni 2018, Vol. 5 No. 1, hlm. 1 - 10 OPEN ACCESS Indonesian Journal of Human Nutrition P-ISSN 2442-6636 E-ISSN 2355-3987 www.ijhn.ub.ac.id Artikel Hasil Penelitian Kadar Lemak Jajanan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Harun Al Rasyid1*, Sony Agung Santoso2, Mita Permatasari Araminta3 1 Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya 2 Departemen Biokimia-Biomolekuler Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya 3 Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya *Alamat korespondensi: [email protected] Diterima: Maret 2018 Direview: April 2018 Dimuat: Juni 2018 Abstrak Lemak banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari termasuk jajanan. Mahasiswa termasuk kelompok yang sering mengonsumsi jajanan. Konsumsi jajanan dengan kadar lemak tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar lemak total pada jajanan yang sering dikonsumsi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Penelitian potong lintang ini dilakukan dengan mengumpulkan 32 sampel jajanan yang dipilih dengan non random sampling. Sampel jajanan ini terdiri dari delapan kelompok yaitu kentang goreng, weci, batagor, siomay, taiwan street snacks, roti bakar, batagor, cilok dan jasuke. Kadar lemak total pada jajanan diukur menggunakan metode proksimat. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada delapan kelompok jajanan yang diteliti (p < 0,001). Rerata kadar lemak total tertinggi ditemukan pada kelompok kentang goreng (7,97 g dalam 100 g makanan) dan terendah pada cilok (0,27 g dalam 100 g makanan). Kadar lemak total pada kentang goreng tidak berbeda dengan batagor, weci, dan taiwan street snacks. -
Jurnal Pasopati Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Olahan Ikan Di Desa Asinan Kecamatan Bawen
JURNAL PASOPATI ‘Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi’ http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/pasopati PENGUATAN KOMODITI UNGGULAN MASYARAKAT MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN DI DESA ASINAN KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG Vivi Endar Herawati1, Lintang Dian Saraswati 2, Achmad Zulfa Juniarto3 1Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro 2 Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro 3 Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro email : [email protected] Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan dua UMKM. Lokasi mitra berada di Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, yaitu Putri Rawa Sejati dan Mina Mas. Selain kurangnya kapasitas produksi, kedua mitra ingin meningkatkan nilai tambah dari produk olahan ikan yang mereka hasilkan, dengan menjadikan olahan ikan menjadi berbagai produk diantaranya bakso ikan, nugget ikan, kaki naga, keripik kulit dan dawet ikan. Mitra menyatakan bahwa hal ini akan dapat menjadi suatu daya tarik dan keberlanjutan usaha dimasa mendatang. Oleh karena itu dalam kegiatan ini di berikan pelatihan tentang diversifikasi hasil olahan ikan. Pendampingan setelah pelatihan untuk produksi diversifikasi hasil olahan ikan juga dilakukan. Metode penyelesaian yang digunakan pada program ini adalah melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan pendampingan dan membuat modul cara pembuatan masing-masing olahan produk ikan. Hasilnya sekarang kedua mitra dapat membuat produk-produk olahan ikan. Kata kunci : diversifikasi, ikan,mina mas, olahan, dan putri rawa sejati. 1. PENDAHULUAN Desa Asinan berjarak sekitar 8 km dari pusat pemerintahan kecamatan Bawen, berjarak sekitar 25 km dari Ibukota Kabupaten Semarang dan 55 km dari Ibukota Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Desa Asinan terletak pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl), memiliki iklim sedang dengan suhu udara rata-rata 30oC, dan memiliki curah hujan rata- rata 500 – 1000 mm/tahun. -
Healthy Food Traditions of Asia: Exploratory Case Studies From
Harmayani et al. Journal of Ethnic Foods (2019) 6:1 Journal of Ethnic Foods https://doi.org/10.1186/s42779-019-0002-x ORIGINALARTICLE Open Access Healthy food traditions of Asia: exploratory case studies from Indonesia, Thailand, Malaysia, and Nepal Eni Harmayani1, Anil Kumar Anal2, Santad Wichienchot3, Rajeev Bhat4, Murdijati Gardjito1, Umar Santoso1, Sunisa Siripongvutikorn5, Jindaporn Puripaatanavong6 and Unnikrishnan Payyappallimana7* Abstract Asia represents rich traditional dietary diversity. The rapid diet transition in the region is leading to a high prevalence of non-communicable diseases. The aim of this exploratory study was to document traditional foods and beverages and associated traditional knowledge that have potential positive health impacts, from selected countries in the region. The study also focused on identifying their importance in the prevention and management of lifestyle-related diseases and nutritional deficiencies as well as for the improvement of the overall health and wellbeing. This was conducted in selected locations in Indonesia, Thailand, Malaysia and Nepal through a qualitative method with a pre-tested documentation format. Through a detailed documentation of their health benefits, the study tries to highlight the significance of traditional foods in public health as well as their relevance to local market economies towards sustainable production and consumption and sustainable community livelihoods. Keywords: Traditional foods, Ethnic recipes, Asian health food traditions, Cultural dietary diversity, Indonesia, Thailand, Malaysia and Nepal Introduction Due to the dynamic adaptations to local biocultural con- Asia represents vast geographic, socioeconomic, bio- texts and refinement over generations through empirical logical, and cultural diversity. This is also reflected in the observations, they assume to have positive health impacts dietary diversity of traditional foods. -
Analisis Usaha Agroindustri Minuman Tradisional Kunyit Asam Di Paon Jamu (Curcuma Domestica Val
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri ISSN : 2503-488X Vol. 8, No. 1, 9-17, Maret 2020 Analisis Usaha Agroindustri Minuman Tradisional Kunyit Asam di Paon Jamu (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.) Analysis of Agroindustry Business of Traditional Tamarind Turmeric in Paon Jamu (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.) Luh Putu Melia Dewi, Sri Mulyani*, I Ketut Satriawan PS Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Kode pos : 80361; Telp/Fax : (0361) 701801. Diterima 12 Agustus 2019 / Disetujui 29 Agustus 2019 ABSTRACT Paon Jamu traditional beverage business is one of the traditional beverage businesses in the Tanjung Benoa area. Judging from the development of his business, Paon Jamu is one of the businesses that have just been established including many similar traditional beverage businesses. This study aims to determine the financial feasibility of the tamarind turmeric beverage business, determine the added value generated, determine the feasibility of a tamarind turmeric beverage business if there is an increase in operational costs and a decrease in revenue using a sensitivity analysis. Tamarind turmeric beverage business is feasible to run, the Net Present Value result is Rp. 6.144.470 for 300 ml packaging. Internal Rate of Return of 13% for 300 ml packaging and 14% indicates that the rate of return is greater than the specified bank interest rate. Payback Period for 2 years 5 months for 300 ml packaging. The B / C ratio is 1,42 for 300 ml packages. The added value of the business of turmeric acid is the added value obtained is Rp.