81 Nama Provinsi : MALUKU STATUS DESA BERDASARKAN INDEKS
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
Mahkamah Agu Mahkamah Agung Republik Indo
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id P U T U S A N Nomor 5/PID.SUS-TPK/2018/PTAMB DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA., Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Ambon Mahkamah Agungyang memeriksa dan mengadili Republik perkara Tindak Pidana Korupsi Indonesia dalam Tingkat banding, telah menjatuhkan Putusan, sebagaimana tersebut di bawah ini dalam perkara terdakwa: Nama lengkap : Drs. REONALDO SILOOY, M.M., Tempat lahir : Ambon., Umur/tanggal lahir : 56 Tahun/10 Mei 1960., Jenis kelamin : Laki-Laki., Kebangsaan : Indonesia., Tempat tinggal : Desa Morekao Kecamatan Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Barat., Agama : Kristen Protestan., Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Seram Bagian Barat)., Terdakwa ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas IIA Ambon berdasarkan surat perintah/penetapan penahanan oleh : Mahkamah 1.Agung Penyidik, Rumah Tahanan Republik Negara Klas IIA Ambon, sejak tanggalIndonesia 7 Maret 2017 sampai dengan tanggal 26 Maret 2017., 2. Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum, Rumah Tahanan Negara Klas IIA Ambon, sejak tanggal 27 Maret 2017 sampai dengan tanggal 5 Mei 2017., 3. Penuntut Umum, Tahanan Kota, sejak tanggal 10 April 2017 sampai dengan tanggal 29 April 2017., 4. Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon, Tahanan Kota, sejak tanggal 12 April 2017 sampai dengan tanggal 11 Mei 2017., 5. Perpanjangan Penahanan oleh Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon, Tahanan Kota, sejak tanggal 12 Mei 2017 sampai dengan tanggal 10 Juli 2017., Terdakwa didampingi oleh Penasihat Hukum : ABDUSSUKUR KALLIKY, S.H. dan BENI ADAM, S.H., Advokat dan Penasihat Hukum pada Kantor M. -
The Human Consequences of Deforestation in the Moluccas
Civilisations Revue internationale d'anthropologie et de sciences humaines 44 | 1997 Les peuples des forêts tropicales The human consequences of deforestation in the Moluccas Roy Ellen Electronic version URL: http://journals.openedition.org/civilisations/1628 DOI: 10.4000/civilisations.1628 ISSN: 2032-0442 Publisher Institut de sociologie de l'Université Libre de Bruxelles Printed version Date of publication: 1 January 1997 Number of pages: 176-193 ISBN: 2-87263-122-4 ISSN: 0009-8140 Electronic reference Roy Ellen, « The human consequences of deforestation in the Moluccas », Civilisations [Online], 44 | 1997, Online since 29 June 2009, connection on 19 April 2019. URL : http:// journals.openedition.org/civilisations/1628 ; DOI : 10.4000/civilisations.1628 © Tous droits réservés THE HUMAN CONSEQUENCES OF DEFORESTATION IN THE MOLUCCAS Roy ELLEN INTRODUCTION posing a danger t o existin g fores t an d fores t Compared with other part s of island sou peoples: swidden cultivation, plantatio n crop theast Asia, little is known of either the forests of ping, commercial loggin g and migratory lan d the Moluccas (map 1) , o f indigenous patterns of settlement. Usin g as an example the Nuaulu of forest use , or of the threats pose d to both forest Seram, I illustrate ho w these factors interact in a and people by increasing rates of deforestation. In particular instance , as well a s the various phases this paper 1 attemp t to describe the effects of defo which typify a peoples exposure and response to, restation o n th e live s of th e loca l population , first, denudation, and then widespread degrada using the small number of reports which are avai tion of the forest environment. -
A. Bahwa Untuk Mengarahkan Pembangunan Di Kabupaten Seram
PEMERINTAH KABUPATENSERAM BAGIAN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT NOMOR 03 TAHUN2014 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT TAHUN 2010-2030 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SERAM BAGIAN BARAT, Menimbang : a. bahwa untuk mengarahkan pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat dengan memanfaatkan ruang wilayah secara b.erdaya guna, berhasil guna, serasi, selaras, seimbang, dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan, perlu disusun rencana tata ruang wilayah. b. bahwa dalam rangka mewujudkan keterpaduan pembangunan antar sektor, daerah^ dan masyarakat maka rencana tata ruang wilayah merupakan arahan lokasi investasi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, masyarakat, dan/atau dunia usaha. c. bahwa dengan ditetapkannya Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Pemerintah No.26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, maka perlu penjabaran ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten. Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2010-2030. Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia; 2". Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Kepulauan Aru di Provinsi Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 155, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4350); 3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4377); 4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 5. -
Workpapers in Indonesian Languages and Cultures
( J WORKPAPERS IN INDONESIAN LANGUAGES AND CULTURES VOLUME 6 - MALUKU ,. PATTIMURA UNIVERSITY and THE SUMMER INSTITUTE OP LINGUISTICS in cooperation with THE DEPARTMENT OF EDUCATION AND CULTURE WORKPAPERS IN INDONESIAN LANGUAGES AND CULTURES VOLUME 6 - MALUKU Nyn D. Laidig, Edi tor PAT'I'IMORA tJlflVERSITY and THE SUMMER IRSTlTUTK OP LIRGOISTICS in cooperation with 'l'BB DBPAR".l'MElI'1' 01' BDUCATIOII ARD CULTURE Workpapers in Indonesian Languages and cultures Volume 6 Maluku Wyn D. Laidig, Editor Printed 1989 Ambon, Maluku, Indonesia Copies of this publication may be obtained from Summer Institute of Linguistics Kotak Pos 51 Ambon, Maluku 97001 Indonesia Microfiche copies of this and other publications of the Summer Institute of Linguistics may be obtained from Academic Book Center Summer Institute of Linguistics 7500 West Camp Wisdom Road l Dallas, TX 75236 U.S.A. ii PRAKATA Dengan mengucap syukur kepada Tuhan yang Masa Esa, kami menyambut dengan gembira penerbitan buku Workpapers in Indonesian Languages , and Cultures. Penerbitan ini menunjukkan adanya suatu kerjasama yang baik antara Universitas Pattimura deng~n Summer Institute of Linguistics; Maluku . Buku ini merupakan wujud nyata peran serta para anggota SIL dalam membantu masyarakat umumnya dan masyarakat pedesaan khususnya Diharapkan dengan terbitnya buku ini akan dapat membantu masyarakat khususnya di pedesaan, dalam meningkatkan pengetahuan dan prestasi mereka sesuai dengan bidang mereka masing-masing. Dengan adanya penerbitan ini, kiranya dapat merangsang munculnya penulis-penulis yang lain yang dapat menyumbangkan pengetahuannya yang berguna bagi kita dan generasi-generasi yang akan datang. Kami ucapkan ' terima kasih kepada para anggota SIL yang telah berupaya sehingga bisa diterbitkannya buku ini Akhir kat a kami ucapkan selamat membaca kepada masyarakat yang mau memiliki buku ini. -
Fundamental Management Journal ISSN: 2540-9816 (Print) Volume:3 No.1 2018
fundamental management journal ISSN: 2540-9816 (print) Volume:3 No.1 2018 NORMATIVE STUDY ON THE AREA/SPACE STRUCTURE POLICY OF STATE BORDER IN MALUKU PROVINCE 1Posma Sariguna Johnson Kennedy 2Suzanna Josephine L.Tobing, 3Adolf Bastian Heatubun, dan 4Rutman Lumbantoruan [email protected] 1,2,4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UKI Jakarta 13630, Indonesia 3Universitas Pattimura, Maluku 97233, Indonesia Abstract The purpose of this paper is to review the management of border area functions in accordance with the mandate of Law no. 43 of 2008 on National Territory. This study is based on the Master Plan for State Boundary Management, and the Priority Location Master Plan, which is a common reference for all stakeholders. In this research, as the methodology used is the review literature using qualitative normative method. This means to review the regulations related to the arrangement of spatial function of State Border Area in Maluku Province. Spatial Planning of Border Areas in Maluku Province aims: To create a state defense and security function that ensures the integrity of the territorial sovereignty and order which borders are the State of Timor Leste and the State of Australia; Effective protected areas to protect biodiversity, protected forests, and coastal borders including in small outer islands (PPKT) and; Make border areas that are self- reliant and competitive. Keywords: State Border Area, National Strategic Activities Center (PKSN), Priority Location (Lokpri), Spatial Plan (RTRW) 1. Introduction1 Boundary State is a boundary line that is a separation of the sovereignty of a country based on international law. Border Region is a part of the territory of the country located on the inside side of the border of Indonesia with other countries, in the case of border area of the country on land, the border area is in the subdistrict. -
Provinsi Maluku
Data Dasar Puskesmas Kondisi 31 Desember 2018 PROVINSI MALUKU KEMENTERIAN KESEHATAN 2019 DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI MALUKU KONDISI DESEMBER 2018 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2019 REKAP PENGUMPULAN DATA DASAR PUSKESMAS 2018 MELALUI APLIKASI KOMDAT SAMPAI DENGAN 31 AGUSTUS 2019 Total PKM 31 Des No Provinsi Jumlah Kabupaten Total PKM Terisi % 2018 1 Aceh 23 348 270 77,59 2 Sumatera Utara 33 581 463 79,69 3 Sumatera Barat 19 275 272 98,91 4 Riau 12 216 216 100,00 5 Jambi 11 195 195 100,00 6 Sumatera Selatan 17 332 324 97,59 7 Bengkulu 10 180 179 99,44 8 Lampung 15 302 274 90,73 9 Kepulauan Bangka Belitung 7 64 64 100,00 10 Kepulauan Riau 7 83 83 100,00 11 DKI Jakarta 6 321 314 97,82 12 Jawa Barat 27 1069 552 51,64 13 Jawa Tengah 35 881 870 98,75 14 DI Yogyakarta 5 121 69 57,02 15 Jawa Timur 38 967 964 100,00 16 Banten 8 242 104 42,98 17 Bali 9 120 117 97,50 18 Nusa Tenggara Barat 10 166 166 100,00 19 Nusa Tenggara Timur 22 381 126 33,07 20 Kalimantan Barat 14 244 244 100,00 21 Kalimantan Tengah 14 200 81 40,50 22 Kalimantan Selatan 13 233 232 99,57 23 Kalimantan Timur 10 183 183 100,00 24 Kalimantan Utara 5 56 28 50,00 25 Sulawesi Utara 15 193 185 95,85 26 Sulawesi Tengah 13 202 192 95,05 27 Sulawesi Selatan 24 458 329 71,83 28 Sulawesi Tenggara 17 284 278 97,89 29 Gorontalo 6 93 72 77,42 30 Sulawesi Barat 6 94 47 50,00 31 Maluku 11 208 96 46,15 32 Maluku Utara 10 134 95 70,90 33 Papua Barat 13 159 159 100,00 34 Papua 29 408 209 51,23 Total 514 9993 8052 81,44 *Kab/Kota Terlampir |Data Dasar Puskesmas|i JUMLAH PUSKESMAS -
Mahkamah Agu Mahkamah Agung Republik Indo
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Pid.I.B.7 Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id P U T U S A N Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2017/PN Amb. Mahkamah AgungDEMI KEADILAN BERDASARKANRepublik KETUHANAN YANG Indonesia MAHA ESA Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Ambon pada Pengadilan Negeri Ambon yang mengadili perkara tindak pidana korupsi dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa : 1. Nama lengkap : Drs. REONALDO SILOOY, M.M.; 2. Tempat lahir : Ambon; 3. Umur/tanggal lahir : 56 Tahun / 10 Mei 1960 4. Jenis kelamin : Laki-Laki 5. Kebangsaan : Indonesia. 6. Tempat tinggal : Desa Morekao Kecamatan Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Barat. 7. Agama : Kristen Protestan 8. Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Seram Bagian Barat); Mahkamah Agung Republik Indonesia Terdakwa ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas IIA Ambon berdasarkan surat perintah/penetapan penahanan oleh : 1. Penyidik, Rumah Tahanan Negara Klas IIA Ambon, sejak tanggal 7 Maret 2017 sampai dengan tanggal 26 Maret 2017 ; 2. Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum, Rumah Tahanan Negara Klas IIA Ambon, sejak tanggal 27 Maret 2017 sampai dengan tanggal 5 Mei 2017 ; 3. Penuntut Umum, Tahanan Kota, sejak tanggal 10 April 2017 sampai dengan tanggal 29 April 2017 ; 4. Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon, Tahanan Kota, sejak tanggal 12 April 2017 sampai dengan tanggal 11 Mei 2017 ; 5. Perpanjangan Penahanan oleh Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon, Tahanan Kota, sejak tanggal 12 Mei 2017 sampai dengan tanggal 10 Juli 2017 ; Mahkamah Agung Republik Indonesia Halaman 1 dari 196 Putusan Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2017/PN Amb. -
Countering Purism: Confronting the Emergence of New Varieties in a Training Program for Community Language Workers
Language Documentation and Description ISSN 1740-6234 ___________________________________________ This article appears in: Language Documentation and Description, vol 2. Editor: Peter K. Austin Countering purism: confronting the emergence of new varieties in a training program for community language workers MARGARET FLOREY Cite this article: Margaret Florey (2004). Countering purism: confronting the emergence of new varieties in a training program for community language workers. In Peter K. Austin (ed.) Language Documentation and Description, vol 2. London: SOAS. pp. 9-27 Link to this article: http://www.elpublishing.org/PID/017 This electronic version first published: July 2014 __________________________________________________ This article is published under a Creative Commons License CC-BY-NC (Attribution-NonCommercial). The licence permits users to use, reproduce, disseminate or display the article provided that the author is attributed as the original creator and that the reuse is restricted to non-commercial purposes i.e. research or educational use. See http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ ______________________________________________________ EL Publishing For more EL Publishing articles and services: Website: http://www.elpublishing.org Terms of use: http://www.elpublishing.org/terms Submissions: http://www.elpublishing.org/submissions Countering purism: confronting the emergence of new varieties in a training program for community language workers Margaret Florey 1. Introduction Studies of language shift and language silence have reported extensive grammatical restructuring and the emergence of new varieties as knowledge and use of a language weakens among younger members of an language community. The ensuing high levels of variation between speakers can lead to a ‘language shift cycle’. The starting point for the cycle is the extensive variation which flourishes during rapid language shift. -
Workpapers in Indonesian Languages and Cultures
( J WORKPAPERS IN INDONESIAN LANGUAGES AND CULTURES VOLUME 6 - MALUKU ,. PATTIMURA UNIVERSITY and THE SUMMER INSTITUTE OP LINGUISTICS in cooperation with THE DEPARTMENT OF EDUCATION AND CULTURE WORKPAPERS IN INDONESIAN LANGUAGES AND CULTURES VOLUME 6 - MALUKU Nyn D. Laidig, Edi tor PAT'I'IMORA tJlflVERSITY and THE SUMMER IRSTlTUTK OP LIRGOISTICS in cooperation with 'l'BB DBPAR".l'MElI'1' 01' BDUCATIOII ARD CULTURE Workpapers in Indonesian Languages and cultures Volume 6 Maluku Wyn D. Laidig, Editor Printed 1989 Ambon, Maluku, Indonesia Copies of this publication may be obtained from Summer Institute of Linguistics Kotak Pos 51 Ambon, Maluku 97001 Indonesia Microfiche copies of this and other publications of the Summer Institute of Linguistics may be obtained from Academic Book Center Summer Institute of Linguistics 7500 West Camp Wisdom Road l Dallas, TX 75236 U.S.A. ii PRAKATA Dengan mengucap syukur kepada Tuhan yang Masa Esa, kami menyambut dengan gembira penerbitan buku Workpapers in Indonesian Languages , and Cultures. Penerbitan ini menunjukkan adanya suatu kerjasama yang baik antara Universitas Pattimura deng~n Summer Institute of Linguistics; Maluku . Buku ini merupakan wujud nyata peran serta para anggota SIL dalam membantu masyarakat umumnya dan masyarakat pedesaan khususnya Diharapkan dengan terbitnya buku ini akan dapat membantu masyarakat khususnya di pedesaan, dalam meningkatkan pengetahuan dan prestasi mereka sesuai dengan bidang mereka masing-masing. Dengan adanya penerbitan ini, kiranya dapat merangsang munculnya penulis-penulis yang lain yang dapat menyumbangkan pengetahuannya yang berguna bagi kita dan generasi-generasi yang akan datang. Kami ucapkan ' terima kasih kepada para anggota SIL yang telah berupaya sehingga bisa diterbitkannya buku ini Akhir kat a kami ucapkan selamat membaca kepada masyarakat yang mau memiliki buku ini. -
Kode Dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan Provinsi Maluku
KODE DAN DATA WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN PROVINSI MALUKU JUMLAH N A M A / J U M L A H LUAS JUMLAH NAMA PROVINSI / K O D E WILAYAH PENDUDUK K E T E R A N G A N (Jiwa) *) KABUPATEN / KOTA KAB KOTA KECAMATAN KELURAHAN D E S A (Km2) 81 MALUKU 81.01 1 KAB. MALUKU TENGAH 17 6 162 7.953,81 454.316 Data luas wil. berdasarkan GIS Pusat, 2007 81.01.01 1 Amahai 1 10 81.01.01.2001 1 Tamilouw 81.01.01.2002 2 Sepa 81.01.01.2003 3 Rutah 81.01.01.2004 4 Soahuku 81.01.01.2005 5 Amahai 81.01.01.2006 6 Haruru 81.01.01.2007 7 Sehati 81.01.01.2008 8 Makariki 81.01.01.1009 1 Hollo 81.01.01.2010 9 Yafila 81.01.01.2011 10 Banda Baru Waraka Menjadi wil. Kec. Teluk Elpaputih, Perda No. 26/2007 Awaiya Tananahu Menjadi wil. Kec. Teluk Elpaputih, Perda No. 26/2007 Liang Menjadi wil. Kec. Teluk Elpaputih, Perda No. 26/2007 Sahulauw Menjadi wil. Kec. Teluk Elpaputih, Perda No. 26/2007 Sapaloni Menjadi wil Kec. Teluk Elpaputih Perda No. 25/2007 Wasia Menjadi wil Kec. Teluk Elpaputih Perda No. 25/2007 Sanahu Menjadi wil Kec. Teluk Elpaputih Perda No. 25/2007 81.01.02 2 Teon Nila Serua - 16 81.01.02.2001 1 Usliapan 81.01.02.2002 2 Kuralele 81.01.02.2003 3 Kokroman 81.01.02.2004 4 Messa 81.01.02.2005 5 Ameth 81.01.02.2006 6 Waru 1 N A M A / J U M L A H LUAS JUMLAH NAMA PROVINSI / JUMLAH WILAYAH PENDUDUK K E T E R A N G A N K O D E KABUPATEN / KOTA KAB KOTA KECAMATAN KELURAHAN D E S A (Km2) (Jiwa) *) 81.01.02.2007 7 Bumey 81.01.02.2008 8 Sifluru 81.01.02.2009 9 Layeni 81.01.02.2010 10 Wotay 81.01.02.2011 11 Issu 81.01.02.2012 12 Lesluru 81.01.02.2013 13 Watludan 81.01.02.2014 14 Trana 81.01.02.2015 15 Jerili 81.01.02.2016 16 Nakupia Kairatu Menjadi wil Kab. -
RENSTRA 2017 – 2022 DISHUB Kab
PEMERINTAH KABUPATEN MALUKU TENGAH DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MALUKU TENGAH Jl. Buano No. 10 – Telp./Fax. (0914) 22013, Kode Pos 97551 RENSTRA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MALUKU TENGAH TAHUN 2017 - 2022 M A S O H I Maret 2019 i RENSTRA 2017 – 2022 DISHUB Kab. Maluku Tengah KATA PENGANTAR Penyelenggaraan pelayanan dan pembangunan bidang perhubungan telah mampu menghubungkan wilayah sebagai satu kesatuan dan mendistribusikan informasi pembangunan ke seluruh wilayah. Namun demikian, selain keberhasilan yang telah dicapai, masih banyak tantangan yang dihadapi untuk pembangunan kedepan sejalan dengan perubahan dan dinamika lingkungan strategis, sementara disisi lain transportasi terus dituntut untuk melaksanakan fungsi penunjang dan pendorong aktivitas sosial ekonomi yang dapat mengkoneksi seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tengah dengan aksesibilitas yang dapat dirasakan di seluruh pelosok. Sesuai amanat Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Uraian Tugas Jabatan Struktural pada Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah, bahwa dinas mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan bidang perhubungan dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Kabupaten Maluku Tengah tersebut diselenggarakan dalam rangka mendukung langkah-langkah pengembangan pembangunan guna mewujudkan kemajuan disegala bidang melalui kegiatan distribusi barang jasa dan mobilitas manusia ke seluruh pelosok dan inter wilayah kabupaten, serta aktivitas interaksi sosial ekonomi. Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perhubungan Tahun 2017 – 2022 yang merupakan -
From Seram Island, Indonesia
Journ. Hattori Bot. Lab. No. 63 : 421-424 (Dec. 1987) A NEW SPECIES OF LEPIDOZIA (HEPATICAE) FROM SERAM ISLAND, INDONESIA HIROSHI DOEl! Very recently, I reported ten species of Lepidozia (Lepidoziaceae) from Seram Island, Indonesia, on the basis of a collection made by the botanical expeditions to Central Moluccas of the University of Tokyo and Herbarium Bogoriense (Doei 1987). In the collection, I found a distinctive new species of Lepidozia. The species is best characterized by the filiform plants as well as by the unlobed and long triangular leaves. As the species was recorded as nomen nudum in that paper, I will formally describe it below. I wish to express my cordial thanks to Prof. M. Tamura of Kobe University for his kind advice and encouragement throughout the present study. Thanks are also due to Mr. H. Akiyama of Kyoto University who kindly afforded me an opportunity to study his interesting collection and to Prof. N . Kitagawa of Nara University of Educa tion who gave me valuable suggestions and critical advice. Lepidozia integrifolia Doei, sp. novo (Fig. I) Planta dioica, magna, ad 70 mm longa, filiformis, rufobrunnea. Folia remota, suberecta vel erecto-patula, anguste triangulata, integra, fere symmetrica, apice acuta. Cellulae foliorum subquadratae ad rectangulares, parietibus aequaliter incrassatis, trigonis nullis. Amphigastria remota, parva, tra peziformia vel subquadrata, subintegra, appressa. Plants long and filiform, regularly pinnate, reddish brown in herbarium material, ascend ing or prostrate, in compact mats. Stems up to 70 mm long, 180-230.um thick, with leaves 400- 500 .urn wide, composed of about 33 rows of cortical cells; outermost cortical cells mostly 12- 18 x 7- 10 .urn in cross section and 25-38 x 12-15 flm in longitudinal section, walls very thick; inner cortical cells rather small; medullary cells larger (15-25 x 8-13 flm); lateral branches up to 40 mm long, 70-150 flm thick, with leaves 380-500 flm wide, usually tapering and flagelliform; rhizoids sparse.