I KEWARGAAN BUDAYA SUPORTER PERSIS SOLO
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
BAB II Gambaran Umum Objek A. Peris Solo Gambar 2.1 Logo Persis
BAB II Gambaran Umum Objek A. Peris Solo Gambar 2.1 Logo Persis Solo Persis Solo merupakan klub sepakbola profesional yang berada di kota Surakarta atau biasa disebut Solo. Persis Solo pertama kali didirikan oleh Sastrosaksono pada 8 November 1923, dengan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). Vorstenlandsche Voetbal Bond merupakan semacam perserikatan sepakbola, dan pada akhirnya pada tahun 1928 Vorstenlandsche Voetbal Bond resmi berganti menjadi Persis Solo. Persis Solo merupakan pencetus dari klub-klub sepakbola yang ada di Indonesia. Stadion Manahan merupakan kandang dari klub Persis Solo dengan kapasitas mencampai 35.000 penonton, dan menjadikan stadion Sriwedari (R. Maladi) sebagai pusat latihan. Pasoepati adalah singkatan dari Pasukan Suporter Paling Sejati yang merupakan julukan untuk suporter dari Persis Solo. Hingga akhir tahun 1940an Persis Solo menjuarai kompetisi perserikatan sebanyak tujuh kali. Pada tahun 2006 Persis Solo kembali hadir meramaikan kancah sepakbola Indonesia. Musim pertandingan 2006-2007 menjadi puncak prestasi bagi Persis Solo, karena berhasil lolos untuk promosi ke kasta 24 tertinggi Indonesia, yaitu Divisi Utama. Sayangnya keberhasilan tersebut tidak bersamaan dengan gelar juara Divisi Utama, karena kekalahannya saat melawan Persibaya Surabaya. Pertengahan tahun 2011, Persis Solo melakukan merger dengan Solo FC yang saat itu berkompetisi di Liga Primer Indonesia (LPI). Hasil merger tersebut antara Persis Solo dengan Solo FC menjadikan klub Persis Solo berhasil meraih predikat sebagai klub profesional di Indonesia. B. DPP Pasoepati Gambar 2.2 Logo dari DPP Pasoepati Dewan Pimpinan Pusat Pasoepati atau yang akrab dikenal dengan DPP Pasoepati, merupakan organisasi tertinggi yang mengatur kelompok suporter Pasoepati. Pasoepati merupakan singkatan dari Pasukan Suporter Sejati yang pada awalnya mendukung klub Pelita Jaya pada tahun 2000, lalu pada tahun 2006 mengikrarkan dirinya untuk mendukung klub lokal kota Solo, yaitu Persis Solo. -
Bab Iii Penutup
BAB III PENUTUP Setelah menelaah bab-bab sebelumnya, yaitu Bab I dan II dalam skripsi ini, maka sampailah pada Bab III yakni Penutup, yang berupa kesimpulan dan saran. Adapun kesimpulan dan saran penulis adalah untuk menjawab masalah yang telah diuraikan dalam skripsi ini. A. Kesimpulan 1. Perjanjian kerja antara pihak klub sepak bola dengan pemain sepak bola harus memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata. Perjanjian kerja yang dibuat dengan sah dan telah disepakati oleh para pihak, berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya, hal tersebut sesuai dengan Pasal 1338 KUH Perdata. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap pemain sepak bola atas perjanjian kerja dengan klub sepak bola, terdapat pada perjanjian kerja yang dibuat atau yang telah disepakati. Tentang permasalahan gaji pemain sepak bola yang belum dibayar pada perjanjian kerja antara pemain sepak bola dengan pihak klub sepak bola PSIM ini sudah tidak sesuai dengan syarat-syarat perjanjian kerja waktu tertentu tentang gaji dalam pasal 59 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Oleh karena itu pihak klub sepak bola PSIM Yogyakarta telah melakukan wanprestasi 39 40 dan penyelesaiannya dapat dilakukan dengan musyawarah antar para pihak, jika dengan cara musyawarah tetap tidak menemukan titik temu maka penyelesaiannya akan di serahkan ke PSSI. Terkait dengan Perjanjian Kerja PSIM LIGA SUPER INDONESIA 2010-2011 Pasal 11 ayat 6 ” Perjanjian ini tidak dapat diakhiri pada saat berjalannya Musim Kompetisi dan/atau Turnamen yang sedang berjalan”, klausula tersebut sangat merugikan bagi pemain yang menderita cedera fisik permanen. Tidak mampu untuk bermain sepak bola lagi, mendapat kompensasi ganti rugi untuk 2 bulan gaji saja. -
Profil Kondisi Fisik Pemain Persiba Bantul Dalam Menghadapi Turnamen Indonesian Soccer Championship (Isc) B Tahun 2016
PROFIL KONDISI FISIK PEMAIN PERSIBA BANTUL DALAM MENGHADAPI TURNAMEN INDONESIAN SOCCER CHAMPIONSHIP (ISC) B TAHUN 2016 TUGAS AKHIR SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Oleh: Yayan Setiawan NIM. 12602241058 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA JURUSAN PENDIDIKAN KEPELATIHAN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2018 MOTTO Selalu ingat pesan orang tua lakukan yang terbaik, maka kau akan menikmati hasilnya (Bapak dan Ibu) “Cita-cita yang tinggi tidak menjamin seseorang dapat meraih kesuksesan tetapi seseorang yang sukses pasti memiliki cita-cita yang tinggi." (Andrie Wongso) "Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh." (Confusius) Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika mereka bisa, kita pun bisa. Jangan berpikir tentang apa yang akan kita capai, tapi menjalani proses yang baik dan benar adalah hal yang lebih penting. Siapapun dirimu, jadilah orang hebat, karena untuk menjadi orang hebat tidak mengenal asal, suku, ras, tempat dan waktu. Belajar itu lelah, tapi akan lebih lelah lagi kalau kita tidak belajar v PERSEMBAHAN Karya sederhana ini kupersembahkan untuk: 1. Kedua orang tuaku, Bapak Jumiran dan Ibu Tugirah yang selalu tulus hati menyayangi, mendo’akan, meluangkan waktu, menjaga dan membimbingku selama ini tanpa kenal lelah. Terima kasih sudah bekerja keras untuk membiayai segala kebutuhan pendidikan hingga jenjang sarjana ini. Terima kasih sudah mengajarkan tentang proses perjalanan hidup dan pentingnya menuntut ilmu, sampai saat ini saya belum bisa membalas jasa serta membanggakan kedua orang tua saya. -
NASKAH PUBLIKASI PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PERJANJIAN KERJA ANTARA PEMAIN SEPAK BOLA DENGAN KLUB PSIM DI YOGYAKARTA Oleh: Raka Arya Wardhana
NASKAH PUBLIKASI PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PERJANJIAN KERJA ANTARA PEMAIN SEPAK BOLA DENGAN KLUB PSIM DI YOGYAKARTA Oleh: Raka Arya Wardhana ABSTRAK Penelitian ini berjudul Penyelesaian Sengketea Dalam Perjanjian Kerja Antara Pemain Sepak Bola Dengan Klub PSIM Di Yogyakarta. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perjanjian kerja antara pemain sepak bola dengan klub PSIM Yogyakarta dan bagaiaman penyelesaian sengketa jika terjadi antara pemain sepak bola dengan klub PSIM Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian hukum normatif di mana penelitian normatif dilakukan dengan cara mengkaji dan mempelajari data-data sekunder yang ada berupa peraturan perundangan-undangan dan literatur-literatur tentang hukum maupun literatur lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Berdasarkan tujuan dari penelitian ini dan melalui data-data yang telah didapat selama penelitian ini, hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perjanjian yang dilakukan antara pemain sepak bola dengan klub Psim Yogyakarta yaitu perjanjian kerja yang dimana dalam perjanjian ini timbul perjanjian timbal balik antara pemain sepak bola dengan klub PSIM Yogyakarta dan menimbulkan hak-hak dan kewajiban anatara kedua belah pihak. Dalam penyelesaian sengketanya juga dilakukan secara mediasi antara kedua belah pihak jika terjadi ketidaksepahaman kemudian dibawa ke pengadilan negeri Yogyakarta Kata Kunci: Perjanjian, Perjanjian Kerja, Penyelesaian sengketa. 1 A. Latar Belakang Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat banyak diminati oleh masyarakat di duniatermasuk masyarakat Indonesia. 1 Karakteristik cabang olahraga yang satu ini cukup sederhana, dimana setiap orang akan dapat mengenali dengan mudah aktivitas olahraga yang satu ini. Sepakbola sendiri akhirnya di gandrungi oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Mulai dari yang muda sampai yang tua, yang di kota maupun yang di desa, laki-laki maupun perempuan. -
Disaster Mitigation Information in Football Matches: Fans Perspective
Disaster Mitigation Information in Football Matches: Fans Perspective http://dx.doi.org/10.25008/wartaiski.v2i02.37 Fajar Junaedi1, Filosa Gita Sukmono2 1,2Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Geblagan, Bantul, Yogyakarta 55183 – Indonesia Email korespondensi: [email protected] Abstract The study focuses on problems of disaster mitigation information in football matches and the implications to audiences’ safety. The study uses study case method. The data collection is performed using in-depth interview, observation, and literature review; and the informant selection applies purposive sampling or criterion-based selection. Informants picked are fans of PSIM Yogyakarta, Persiba Bantul, and Persebaya Surabaya who experienced disasters in the stadiums. The study demonstrates, based on fans experiences, that various factors are responsible for outbreaks in football matches, namely the absence of information on disaster mitigation, the unprofessionalism of the organizers and securities in managing possible disasters, the insufficiency of the stadium architecture to deal with disasters, and the inadequacy of medical facilities in emergencies. The way forwards which are proposed is that, firstly, stadium construction should be designed by heeding disaster mitigation consideration for the sake of individuals’ well-being in the stadium. Moreover, the organizers, including the securities, should be more professional in running the matches. Finally, appropriate facilities for preventing disasters should be provided. Keywords: Disaster mitigation, football fans, information, safety. I. INTRODUCTION A football match is an event that involves thousands of audiences, and, with the number of people coming in the same place, a stadium allegedly becomes a location which is prone to disaster. One of the worst tragedies in the history of football took place in Heysel Stadium, Belgium (1985), causing 39 audiences passed away and other 600s injured. -
Batu Bara Masih Lebih Murah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Masih Mendominasi Jumlah Pembangkit Listrik Di Indonesia
Disway News Network Spirit Akal Sehat Info Berlangganan: (0542) - 8520236 SENIN, 29 JUNI 2020 Eceran Rp. 6000 | Langganan Rp. 135.000 Batu Bara Masih Lebih Murah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih mendominasi jumlah pembangkit listrik di Indonesia. Melimpahnya batu bara menjadikan energi tersebut lebih ekonomis. Tanpa harus impor. Lalu, bagaimana dengan energi baru terbarukan? Yang ditarget 23 persen hingga 2025. USKAR Radianto adalah sosok yang ramah. Ketika Disway Kaltim menemuinya, manager PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pem- bangkitan (UPDK) Balikpapan itu, menyambut terbuka. Ia men- ceritakan instalasi listrik di Kalimantan Timur (Kaltim) dan YKalimantan Utara (Kaltara) secara gamblang. Awalnya, yang ingin ditemui GM UIW wilayah Kaltimra, Sigit Witjak- sono. Namun ia merujuk Yuskar untuk membahas persoalan yang lebih teknis. Pekan lalu, Sigit sudah menyampaikan pula terkait rencana usaha pembangkit listrik (RUPTL) 2019 -2028. Ketika ditemui di kantornya di PLTU Teluk Balikpapan. Di kawasan Kariangau. Yuskar menceritakan alasan mengapa pembangkit PLTU men- dominasi produksi energi listrik PLN. Karena hal itu memang mengacu pada RUPTL sebelumnya. Yang telah ditetapkan pemerintah. Pertimbangan lainnya, adalah sumber daya batu bara yang dimiliki negara Indonesia. Jumlahnya melimpah. Tidak perlu harus impor. Energi pemanfaatan batu bara ini juga untuk mengurangi pemakaian bahan bakar minyak bumi. Biaya operasionalnya jauh lebih tinggi ke- timbang pembangkit batu bara. Karena itu, beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke depannya akan menjadi back up saja. “Potensi batu bara di wilayah Kalimantan juga melimpah. Sehingga tidak perlu impor. Biaya operasional memang jauh selisihnya,” kata ANDI M HAFIZH/ DISWAY KALTIM Yuskar Radianto, saat dijumpai Jumat (26/6) Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Batakan, Balikpapan, saat ini menjadi cadangan PLN Kaltimtara jika terjadi masalah dalam jaringan. -
Sepakbola Sebagai Media Solidaritas Politik Bagi Supporter Indonesia
Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Volume VIII No. 2 / Desember 2018 SEPAKBOLA SEBAGAI MEDIA SOLIDARITAS POLITIK BAGI SUPPORTER INDONESIA Kiki Esa Perdana School of management and Leadership, Tanri Abeng University email : [email protected] Abstract So far football has not only functioned as a sport but also as a medium of solidarity for supporters, Indonesia is a country with the largest Islamic religion in the world. While many other Islamic countries are still struggling with the problem of war, football believe, its is able to be a medium a solidarity. Message for the victims of war, prayers and solidarity messages are sent through. This research uses descriptive analysis with case studies of Rohingya and Palestinian cases in Indonesian football supporter. This research concludes that the message conveyed by Indonesian supporters. The conclusion, football is possible in becoming tools for political solidarity Keywords: Football, Solidarity Abstrak Selama ini sepakbola tidak hanya berfungsi sebagai olahraga namun juga sebagai media solidaritas untuk suporter, Indonesia adalah salah satu negara dengan pemeluk agama islam terbesar di dunia, banyak negara islam lainnya masih berjibaku dengan masalah perang. Sepakbola dalam hal ini mampu menjadi media penghantar bagi para korban perang, ucapan doa dan solidaritas dikirim melalui pesan dalam sepakbola. Riset ini menggunakan analisis deskriptif dengan studi kasus kasus rohingya dan palestina. Riset ini menyimpulkan bahwa pesan yang disampaikan suporter Indonesia, ikut dalam solidaritas secara umum yang dilakukan bangsa Indonesia, feedback yang didapatkan oleh penduduk rohingnya dan palestina positif, terlihat dari poto gambar-gambar ucapan terima kasih pada negara dan masyarakat Indonesia. Kata Kunci: Sepak bola, Solidaritas Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi JIPSi Volume VIII No. -
Ponuda 2017-08-26 Prvi Deo.Xlsx
Sheet1 kickoff_time event_id sport competition_name home_name away_name 2017-08-26 10:00:00 1004256 BASKETBALL Australia SEABL Women Kilsyth Cobras Women Geelong Supercats Women 2017-08-26 11:00:00 1004257 BASKETBALL Philippines Governors Cup Barangay Ginebra San Miguel Alaska Aces 2017-08-26 11:30:00 1004258 BASKETBALL Australia SEABL Ballarat Miners Dandenong Rangers 2017-08-26 12:00:00 1004617 BASKETBALL Southeast Asian Games Women Malaysia Women Thailand Women 2017-08-26 15:30:00 1004847 BASKETBALL International Friendly Great Britain Israel 2017-08-26 18:00:00 1004259 BASKETBALL International Friendly Poland Hungary 2017-08-27 00:00:00 1004618 BASKETBALL USA WNBA Atlanta Dream Women Indiana Fever Women 2017-08-27 01:00:00 1004619 BASKETBALL USA WNBA Washington Mystics Women Dallas Wings Women 2017-08-26 09:00:00 1004276 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Armadale Joondalup United 2017-08-26 09:00:00 1004277 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Balcatta Mandurah City 2017-08-26 09:00:00 1004278 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Bayswater City Stirling Lions 2017-08-26 09:00:00 1004279 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Floreat Athena Inglewood United 2017-08-26 09:00:00 1004280 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Sorrento Subiaco AFC 2017-08-26 09:00:00 1004281 FOOTBALL Australia NPL Western Australia Perth SC ECU Joondalup 2017-08-26 10:00:00 1004282 FOOTBALL Australia NPL Queensland Brisbane Strikers Moreton Bay Jets FC 2017-08-26 10:00:00 1004466 FOOTBALL Indonesia Liga 2 PSIM Yogyakarta PSBI Blitar -
DRUGS Prestasi
Rp 2000,- 28 HALAMAN BERLANGGANAN HUBUNGI: BALIKPAPAN: 0542-735015 PHONE/WA: 08115470799 SAMarinDA: 0541-202416 PHONE/WA: 08115578008 RABU, 28 AGUSTUS 2019 No. 109/Tahun 17 @tribunkaltim tribunkaltim.co @tribunkaltim newsvideo tribunkaltim Harga Tanah Ibukota Naik 4 Kali Lipat XX Gubernur Isran Sebut Lokasi di Muara Jawa dan Semoi SAMBOJA, TRIBUN - Kepu- mulai masuk ke wilayah tusan Presiden Republik Samboja dan Muara Jawa, Indonesia Joko Wi- BERIT Kutai Kartanegara. dodo menetapkan A Seperti diketahui, EKSKLUSIF Kalimantan Ti- sebagian wilayah mur sebagai ca- Kukar, yakni lon ibukota negara yang Samboja dan Muara baru, Senin (26/8) Jawa bakal menjadi kemarin membuat lokasi ibukota negara kasak-kusuk para spekulan tanah z Bersambung Hal 11 Desainnya itu masih dilengkapi dan disesuaikan oleh tim. Titik koordinatnya (lokasi Istana Negara) akan dimasukkan Undang-Undang IKN ISRAN NOOR Gubernur Kaltim Samboja & Sepaku Lokasi Ibukota Baru Samboja Terletak di pesisir timur Kutai Sepaku Kartanegara, di antara Ada Lahan Milik Adik Prabowo Kecamatan Sepaku, PPU Balikpapan dan Samarinda POLITIKUS Partai Gerin- Dahnil Anzar Simanjun- memiliki luas wilayah 1172,36 l Terhubung dengan Tol dra membenarkan kepe- tak, juru bicara Prabowo Km2 Balikpapan-Samarinda milikan lahan keluarga Subianto, menjelaskan l Berada di atas ketinggian 500 sepanjang 99 km Prabowo Subianto di loka- soal lahan yang disebut- meter di atas permukaan laut l Dari Bandara SAMS si yang akan menjadi ibu- sebut milik Ketua Umum l Penduduk di Sepaku pada Sepinggan ditempuh melalui kota negara baru di Ka- Partai Gerindra Prabowo limantan Timur. Namun Subianto di Kabupaten Pe- 2017 tercatat 32.073 jiwa jalan darat sekitar 1 jam 16 menit demikian, Prabowo siap najam Paser Utara. -
Nomor : LHUM-01/PW12/6/2018 Tanggal : 4 Januari 2018
Nomor : LHUM-01/PW12/6/2018 Tanggal : 4 Januari 2018 B DAFTAR ISI A. KATA PENGANTAR................................................................................ 1 B. DAFTAR ISI............................................................................................. 2 C. RINGKASAN EKSEKUTIF...................................................................... 3 D. URAIAN KEGIATAN KEHUMASAN........................................................ 4 1. Pemantauan Berita Media Massa...................................................... 4 2. Penyampaian Informasi ke Masyarakat/Publik.................................. 16 3. Pengelolaan Website BPKP............................................................... 22 4. Peliputan Kegiatan Kantor/Kehumasan……………..………………. 26 5. Pembinaan Kehumasan …………………..…………………………... 27 6. Menjalin Hubungan dengan Media Massa dan Instansi lain…….... 27 7. Koordinasi dengan Biro Hukum dan Humas………………………... 27 8. Studi Banding………………………………………………………….… 28 9. Pelaporan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi………………….. 29 E. LAMPIRAN Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta 2 C RINGKASAN EKSEKUTIF Laporan Kehumasan Triwulan IV Tahun 2017, meliputi pemantauan berita media massa, penyampaian informasi kepada masyarakat/publik, pengelolaan website BPKP, peliputan kegiatan kantor/kehumasan, koordinasi dengan Biro Hukum dan Humas, dan layanan informasi kepada publik yang merupakan tindak lanjut atas diberlakukannya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan dalam periode bulan Oktober sampai dengan -
Daftar Pustaka
DAFTAR PUSTAKA Achmad, B. 2012. Hubungan Antara Kapasitas Vital Paru, Volume Ekspirasi Paksa Detik Pertama, Dan Indeks Massa Tubuh dengan nilai VO2 max Siswa Secaba Rindam Jaya Periode Mei 2012. Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta Almatsier, S. 2011, Gizi Seimbang dalam Daur Kehidupan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Bardiansyah, S.A. 2013. Kapasitas Vital Paru dan VO2 Max Siswa SMPIT Roudlotus Saidiyyah Semarang. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Diakses dari http://lib.unnes.ac.id/19203/1/6101406054.pdf pada tanggal 20 Februari 2016 Budiasih, K.A.S. 2011. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani Karyawan di PT. Amoco Mitsui Indonesia Tahun 2011. Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta Cahyati, W.H. 2004. Beberapa Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kebugaran Jasmani pada Manusia Usia Lanjut. Program Pasca Sarjana Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro. Diakses dari https://core.ac.uk/download/pdf/11714598.pdf pada tanggal 19 Februari 2016 Dahlan, S. M. 2010. Langkah – langkah Membuat Proposal Penelitian Bidang Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Sagung Seto. De Borba et al. 2014. The influence of active and passive smoking on the cardio respiratory fitness of adults. Multidisciplinary RespiratoryMedicine. Diakses dari http://www.mrmjournal.com/content/9/1/34 pada tanggal 20 Februari 2016 Dorland, W.A.N. 2010. Kamus Besar Kedokteran Dorland Edisi 31; alih bahasa, Retna Neary Elseria, Jakarta: EGC. French, J and Long, M. 2012. How to Improve Your VO2 Max. Athletics Weekly, November 8 2012, hal. 53 Ganong, W.F. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 22; alih bahasa, Brahm U, Jakarta : EGC Guyton, A.C. 2007. -
AVATARA, E-Journal Pendidikan Sejarah Volume 4, No. 3, Oktober 2016
AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 4, No. 3, Oktober 2016 VORSTENLANDSCHE VOETBAL BOND TAHUN 1923-1942 FERY WIDYATAMA Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya E-Mail: [email protected] Artono Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya Abstrak Permainan sepak bola di Hindia Belanda (Indonesia) diawali dengan kedatangan orang-orang Eropa khususnya Belanda yang awalnya datang untuk bekerja di instansi-instansi pemerintah Hindia Belanda sebagai pegawai dalam perkebunan-perkebunan, kantor-kantor perdagangan, perkapalan dan pertambangan sebagai karyawan. Sepak bola dipilih sebagai sarana untuk menjaga kebugaran dan juga untuk sarana rekreasi. Salah satu klub atau perkumpulan (bond) bentukan orang bumiputera adalah Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB).Penelitian tentang VVB belum ada yang meneliti secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian tentang Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) ini merupakan suatu kajian yang sangat menarik. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana perkembangan Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo dalam dunia sepak bola Hindia Belanda tahun 1923-1942 dan Bagaimana nasionalisme yang ditunjukkan oleh sepak bola Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo tahun 1923-1942. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana perkembangan dan nasionalisme Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo dalam dunia sepak bola di Hindia Belanda tahun 1923-1942. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pembentukan klub atau bond, Vorstenlandsche Voetbal Bond VVB Solo merupakan suatu perlawanan dari masyarakat bumiputera terhadap orang-orang Belanda, dimana hanya dari sepak bola lah masyarakat bumiputera dapat melawan orang Belanda melalui pertandingan sepak bola.