MENU ROOFPARK BLACK 2020 HARGA BARU.Cdr
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
EDISI AGUSTUS 2017 #27 Curug Luhur Cibodas, Wana Wisata Baru
EDISI AGUSTUS 2017 #27 r e f e r e n s i w i s a t a & g a y a h i d u p Persembahan Sembilan Desainer di Camperenik From Bandung With Love Sajian Sunda “Ngabaraga” di Aston Braga Hotel & Residence Mengetahui Bandung Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan di Bandung Planning Gallery Berenang Sambil BBQ di Aryaduta Bandung Empuknya Nasi Kikil Si Geunyal Curug Luhur Cibodas, Wana Wisata Baru di Kawasan Lembang Hotel UTC Bandung, Pilihan yang Tepat Untuk Menginap www.destinasibandung.co.id 2 Destinasi Bandung Edisi Agustus 2017 www.destinasibandung.co.id D e s t i n a s i B a n d u n g J ALAN-JALAN Penulis : Yogi Pebriansyah Curug Luhur Cibodas, Wana Wisata Baru di Kawasan Lembang awasan wisata di Bandung Utara terutama Tiba di air terjun ini, pengunjung akan di daerah Lembang dan Maribaya memang langsung dimanjakan dengan pemandangan dan K tidak ada habis untuk di jelajahi. Hawa rimbunnya pepohonan yang menutupi Curug yang sejuk dan dinginnya udara merupakan daya tarik tingginya sekitar 20 meter. wisatawan untuk mengunjungi kawasan Lembang Kejernihan air terjun ini benar-benar dan Maribaya. masih terjaga dan bersih karena hulu air di Curug Kini di kawasan Maribaya terdapat objek ini berasal dari Gunung Bukit Tunggul. wisata alam yang masih alami dan belum banyak Bagi pengunjung yang suka selfie dan di kunjungi wisatawan yakni Wana Wisata Curug wefie tidak usah khawatir, karena ada banyak Luhur Cibodas. Lokasinya ada di kawasan timur spot menarik di Curug Luhur Cibodas untuk Lembang, tepatnya di Desa Suntenjaya Kecamatan mengabadikan momen seru. -
Pedoman Kriteria Cemaran Pada Pangan Siap Saji Dan Pangan
PEDOMAN KRITERIA CEMARAN PADA PANGAN SIAP SAJI DAN PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA DIREKTORAT STANDARDISASI PRODUK PANGAN DEPUTI BIDANG PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN BERBAHAYA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA 2012 Pedoman Kriteria Cemaran pada Pangan Siap Saji dan Pangan Industri Rumah Tangga Jakarta : Direktorat SPP, Deputi III, Badan POM RI, 2012 34 hlm : 15 cm x 21 cm PEDOMAN KRITERIA CEMARAN PADA PANGAN SIAP SAJI DAN PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA ISBN 978-602-3665-11-2 Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku dalam bentuk elektronik, mekanik, fotokopi, rekaman atau cara apapun tanpa izin tertulis sebelumnya dari Badan POM RI. DIREKTORAT STANDARDISASI PRODUK PANGAN DEPUTI BIDANG PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN BERBAHAYA Diterbitkan oleh Direktorat Standardisasi Produk Pangan, Deputi Bidang Pengawasan BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Jl. Percetakan Negara No. 23, Jakarta Pusat – 10560. Telepon (62-21) 42875584, REPUBLIK INDONESIA Faksimile (62-21) 42875780, E-mail: [email protected] 2012 TIM PENYUSUN PENGARAH Pedoman Kriteria Cemaran pada Pangan Siap Saji dan DR. Roy A. Sparringa, M.App, Sc. Ir. Tetty H. Sihombing, MP Pangan Industri Rumah Tangga KATA SAMBUTAN KETUA Makanan yang bergizi saja tidak cukup untuk membentuk generasi penerus Ir. Gasilan bangsa yang sehat dan cerdas. Keamanan dari pangan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan karena dampak dari pangan yang tercemar dapat mengakibatkan SEKRETARIS berbagai kerugian seperti food borne diseases, penyebaran penyakit menular, keracunan, dan lain-lain. Pratiwi Yuniarti M., STP Berkembangnya berbagai aneka Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) NARA SUMBER dapat meliputi Pangan Siap Saji (PSS) dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). -
Pergub DIY No. 25 Tahun 2017 Ttg Standardisasi Makanan
SALINAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 25 TAHUN 2017 TENTANG STANDARDISASI MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, Menimbang : a. bahwa anak sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa, perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial; b. bahwa untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal perlu asupan makanan yang aman, sehat, bergizi dan layak dikonsumsi di lingkungan tumbuh kembangnya; c. bahwa masih ditemukan makanan jajanan anak sekolah yang tercemar bahan berbahaya baik fisik, kimia maupun kandungan mikrobiologi melebihi batas serta bakteri patogen; d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf e perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Standardisasi Jajanan Makanan Anak Sekolah; Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Jogjakarta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 3) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1955 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 3 Jo. Nomor 19 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Jogjakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1955 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 827); 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3821); 4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063); 5. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 170, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5339); 6. -
Indonesian Flavors with Banana-Wrapped Char-Grilled Jasmine Rice at Red Ginger at City of Dreams Manila
FOR IMMEDIATE RELEASE INDONESIAN FLAVORS WITH BANANA-WRAPPED CHAR-GRILLED JASMINE RICE AT RED GINGER AT CITY OF DREAMS MANILA July 11, 2017 – Southeast Asian restaurant Red Ginger at City of Dreams Manila offers authentic Indonesian “Nasi Bakar,” banana-wrapped char-grilled jasmine rice scented with chili and lemongrass with choice of delectable topping for July only. The unique aroma and smoky flavor of “Nasi Bakar” is served with a selection of Indonesian-style grilled or fried seafood or meat: Tumis Cumi Cabe Hijau (baby squid and sliced green chili), Tongkol Masak Pedas (spiced tuna, coconut, and turmeric), Pepes Jamur (oyster mushroom, crispy anchovies, and cherry tomatoes), Ayam Kemanggi (sweet basil chicken), and Iga Sapi Jawa Timur (aromatic east Javanese-style beef short ribs). Each serving comes with sambal bajak (spicy sambal sauce), twice-cooked tofu, and a house salad. “Nasi Bakar” is prepared by combining rice with herbs and spices, and wrapping it up in banana leaves for baking or grilling. There are many varieties of this dish as it can be made using a wide array of herbs and spices The most well-known version of this dish incorporates ingredients such as basil, lemongrass, and salam leaves (Indonesian bay leaves). For inquiries and reservations, guests can call 800 8080, e-mail [email protected] or visit www.cityofdreamsmanila.com. ### About City of Dreams Manila The luxury integrated casino resort City of Dreams Manila marks the formal entry of Melco Resorts & Entertainment Limited into the fast-growing and dynamic tourism industry in the Philippines. Officially opened in February 2015, City of Dreams Manila is operated by Melco Resorts Leisure (PHP) Corporation, a subsidiary of Melco Resorts and Entertainment (Philippines) Corporation. -
1. Kuliner Ikonik Dari Provinsi Aceh
Dalam pengembangan pariwisata suatu daerah atau Provinsi dari seluruh Indonesia biasanya terdapat juga Kuliner yang menjadi ikon dan khas dari daerah tersebut. Kuliner ikonik ini contohnya Mie Aceh dari Provinsi Aceh, Rendang dari Sumbar ada juga Ayam Taliwang dari Lombok NTB nah artikel ini akan mengupas lebih dalam terkait ragam kuliner Ikonik yang menyebar di seluruh Nusantara. 1. Kuliner Ikonik dari Provinsi Aceh Terkenal dengan Syariat Islam kota Banda aceh menyimpan ragam kuliner yang siap menyambut para wisatawan yang datang ke kota ini. Salah satu yang paling ikonik ialah Mie Aceh, versi lain dari mi aceh ini ada mie racing namun miimin sendiri belum pernah mencicipi mi racing ini, so kita akan membahas mi aceh biasa aja yang mudah di temui di Banda Aceh. 1.a Mie Aceh dan Timun Serut kelezatan mi aceh kering dan basah (img custom via google img) Varian dari mie aceh terdiri dari mi aceh basah dan kering, sementara varian campuran terdiri dari, kepiting, daging sapi, udang dan telur ayam. Biasanya konsumen akan memesan sesuai selera, untuk anda yang kolestrol tinggi mungkin jangan varian kepiting yang standar biasa aja. Tidak lupa pelengkap minuman yang khas dari pasangan miaceh yaitu timun serut. Jika anda mengininkan makanan berat ada ayam sampah atau ayam tangkap, yang dicampur dengan dedaunan khas Banda Aceh. 1.b Kopi Sanger (Bean Gayo) Kenikmatan kopi sanger espresso banda aceh (img via kampretnews) Jenis kopi sanger ini terdiri dari Hot dan Ice, dengan campuran susu kenikmatan kopi sanger aceh ini sangat pas. Bean yang digunakan dalam racikan kopi ialah Gayo yang di mix antara robusta dan arabika dengan roasting standar barista aceh. -
Rumah Makan Cibiuk Wangsa Maju
Rumah Makan Cibiuk Wangsa Maju P007 Nasi Liwet Komplit Ayam Kampung Bakar Delivery Yes Category TRADISI CIBIUK Price MYR 16.90 Description Name :P007 Nasi Liwet, Ayam Kampung Bakar Description: Nasi Liwet, Ayam Bakar, Tahu Tempe, Ikan Masin, Jering Goreng, Ulam & Sambal Cibiuk Category :TRADISI CIBIUK Price :MYR 16.90 Available for delivery P006 Nasi Liwet Komplit Ayam Kampung Goreng Delivery Yes Category TRADISI CIBIUK Price MYR 15.90 Description Name :P006 Nasi Liwet Komplit Ayam Kampung Goreng Description: Nasi Liwet,, Ayam Goreng, Tahu Tempe, Ikan Masin, Jering Goreng, Ulam & Sambal Cibiuk Category :TRADISI CIBIUK Price :MYR 15.90 Available for delivery P005 Nasi Timbel Komplit Lele Goreng Delivery Yes Category TRADISI CIBIUK Price MYR 14.90 Description Name :P005 Nasi Timbel Komplit Lele Goreng Description: Nasi Timbel, Lele Goreng, Tahu Tempe Goreng, Sayur Lodeh, Ulam& Sambal Cibiuk Category :TRADISI CIBIUK Price :MYR 14.90 Available for delivery 1 of 7 P004 Nasi Paket Ayam Kampung Bakar Cobek Delivery Yes Category TRADISI CIBIUK Price MYR 16.90 Description Name :P004 Nasi Paket Ayam Kampung Bakar Cobek Description: Nasi Putih, Ayam Goreng Bumbu Cobek, Perkedil Jagung, Tahu Tempe, lalapan & Sambal Cibiuk Category :TRADISI CIBIUK Price :MYR 16.90 Available for delivery P003 Nasi Bakar Pulen Komplit Ayam Kampung Bakar Delivery Yes Category TRADISI CIBIUK Price MYR 16.90 Description Name :P003 Nasi Bakar Pulen Komplit Ayam Kampung Bakar Description: Nasi Berbumbu, Ayam Bakar, Tahu Tempe, Ulam Sambal, Perkedil Jagung Category :TRADISI -
A Portrait of Diversity in Indonesian Traditional Cuisine
Munich Personal RePEc Archive A Portrait of Diversity In Indonesian Traditional Cuisine Situngkir, Hokky and Maulana, Ardian and M. Dahlan, Rolan Dept. Computational Sociology, Bandung Fe Institute 10 November 2015 Online at https://mpra.ub.uni-muenchen.de/68385/ MPRA Paper No. 68385, posted 16 Dec 2015 15:55 UTC A Portrait of Diversity In Indonesian Traditional Cuisine Hokky Situngkir Ardian Maulana Rolan M. Dahlan ([email protected]) ([email protected]) ([email protected]) Dept. Computational Sociology Dept. Computational Sociology Dept. Evolutionary Economics Bandung Fe Institute Bandung Fe Institute Bandung Fe Institute Abstract The archipelagic geography and demography of Indonesian people due to the way people serve food and drinks on the table is analyzed. Statistically some properties about the food recipes are observed, while the analysis is followed by the methodology to see the clustering of the food and beverage due to their ingredients. The global mapping of all the food yields four classes of the food that is related to the way people conventionally prepare the cuisines, whether the recipes are on vegetables, fish and seafood, chicken and poultry, and meats. It is obvious that ingredient wise, the diversity of the food is emerged from traditional ways adding spices and herbs. For more insights, the analysis for food dressings and traditional drinks are also delivered. While the mappings exhibit the classes of food and beverages based on the purposes and styles of the service in the cuisines, some signatures of regional localities are also detected. Keywords: food, culinary, diversities, clustered map, memetics, phylomemetic tree, hierarchical clustered tree. -
Preliminary Study in Developing Traditional Street Foods As Nutrition Education Media for Indonesia Youth Cica Yulia, Elis Endang Nikmawati & Isma Widiaty
invotec XIII:1 (2017) 1-7 Innovation of Vocational Technology Education Available online at http://ejournal.upi.edu/index.php/invotec Preliminary Study in Developing Traditional Street Foods as Nutrition Education Media for Indonesia Youth Cica Yulia, Elis Endang Nikmawati & Isma Widiaty Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia ___________________________________________________________________________________________________________________________________ A R T I C L E I N F O A B S T R A C T Article history: The unceasing globalization has a great influence on the lifestyle Received 20 December 2016 of the young generation of Indonesia, including habit to consumed Received in revised form 5 January 2017 fast food. Many research proved, fast food was not good for Accepted 20 January 2017 health. Habit of eating fast food in Indonesia increased from day to Available online 28 February 2017 day, especially in the adolescent. This is very dangerous because not only bad for health, but also threat our culture. In general, the aim of this study was to conduct a preliminary study in order to Keywords: develop traditional foods as a nutrition education media for Traditional street food adolescent. The study de-sign was cross sectional, the Nutrition education respondents were students in junior high school in Bandung. Media information Sampling Technique done by purposive. There were 85 respondents. The results showed that the respondents' knowledge about traditional street food from Sundanese are divided into three categories. 40% had a good knowledge, 34% had fair knowledge and 26% had a poor knowledge. Perceptions of respondents about the importance of having knowledge about traditional foods is Corresponding author: 41.2% consider it important. -
PRESERVATION and DEVELOPMENT of KAMPUNG NIKMAT AS TOURIST DESTINATION for SUNDA GASTRONOMY CULTURAL HERITAGE Caria Ningsih1, Universitas Pendidikan Indonesia
Tourism Scientific Journal p-ISSN 2477-6912 (PRINT) Volume 5 Nomor 2, Juni 2020 e-ISSN 2541-1519 (ONLINE) PRESERVATION AND DEVELOPMENT OF KAMPUNG NIKMAT AS TOURIST DESTINATION FOR SUNDA GASTRONOMY CULTURAL HERITAGE Caria Ningsih1, Universitas Pendidikan Indonesia. [email protected] Dewi Turgarini2, Universitas Pendidikan Indonesia [email protected] Received: January 6, 2020/ Reviewed: May 28, 2020/ Published: June 4, 2020 ABSTRACT Kampung Nikmat, located in Cigugurgirang Village, Bandung Regency. It has people assets with special skills in culinary field (gastronomy). Especially the old ladiwes have abilities to make various Sundanese Foods. But there is no any effort to identify the food and preserve the culinary items in this area. The objective of this study is to identify and preserve the traditional Sundaneses food, then analyse its potential to become a Sundanese gastronomy tourism destination. The method of this research is qualitative method, through observation, depth interviews, documentation and Focus Group Discussion (FGD) with selected residents of Kampung Nikmat and gastronomy experts. The result of the study is an inventory of Sundanese gastronomy product in Kampung Nikmat, which is consist of 294 foods, 15 beverages and 15 various of sambal (chili souses). All of the items of the gastronomy products are able to be made by the old ladies of this village. The other result of this research is a design program of gastronomy tourism, that is involved a variety stakeholder, such as some residents, government, scholars, local dan foreign tourist. The design of the program is consisted of cooking class, sharing knowledge of the traditional Sundanese gastronomy products, then marketing days of the products as a series of Gastronomy Tourism. -
Ngaben Pranawa Perjalanan Ke Sorga Yang Nyaman Dengan Intervensi Ergonomi
NGABEN PRANAWA PERJALANAN KE SORGA YANG NYAMAN DENGAN INTERVENSI ERGONOMI MADE SRI PUTRI PURNAMAWATI Penerbit IHDN Press 2019 i Judul: Ngaben Pranawa Perjalanan ke Sorga yang Nyaman dengan Intervensi Ergonomi Penulis: Made Sri Putri Purnamawati ISBN: 978-623-7294-02-3 Layout & Cover: Made Narendra Danadwipa Penerbit: IHDN PRESS Redaksi: Jalan Ratna No. 51 Denpasar Kode Pos 80237 Telp/Fax: 0361 226656 Email: [email protected] / [email protected] Web: ihdnpress.ihdn.ac.id / ihdnpress.or.id Cetakan Pertama, Juni 2019 Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit. ii KATA PENGANTAR Om Swastyastu, Rasa angayubagia kami haturkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas Asung Wara Nugraha Beliau, Buku berjudul “Ngaben Pranawa Perjalanan ke Sorga yang Nyaman dengan Intervensi Ergonomi” dapat diselesaikan dengan baik. Apa yang menjadi pokok dalam pembuatan buku ini ialah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Umat Hindu, meningkatkan pemahaman ajaran agama Hindu bagi masyarakat khususnya dalam pelaksanaan Ngaben Pranawa. Buku ini merupakan pedoman untuk ngaben pranawa yang disusun dengan intervensi ergonomi dengan penerapan teori ergonmi dan sudah di praktekkan dan di uji coba yang berhasil meningkatkan produktivitas, kenyamanan fisiologi dan physiology bagi yang membuat upacara dan yang melakukan upacara keagamaan Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu penulis berharap kritik dan saran yang membangun untuk buku ini. Buku ini dapat tersusun dengan baik atas bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih untuk berbagai pihak yang terlibat di dalam pembuatan buku ini. -
10 CHAPTER 1 INTRODUCTION 1.1 Background of the Study People
CHAPTER 1 INTRODUCTION 1.1 Background of the Study People cannot live without fulfilling their needs for nutrition fulfillment for their bodies. One of the ways that people do to fulfill their nutrition needs is eating food. Food is one of the psychological needs additions to water, warmth, and shelter. Abraham Maslow, a well-known Psychologist, as described by Mcleod (2017) explained that human needs are sorted into 5 needs: physiological, safety, love and belonging, esteem and self-actualization that make up a pyramid (McLeod, 2017). , in Figure 1.1 Maslow Hierarchy of Needs’ (Mcleod, 2017) According to Maslow, as cited by Aruma and Hanachor (2017), physiological needs are human basic needs like food, water, clothing, shelter (accommodation or 10 housing), sleep as well as procreation. In short, Maslow’s theory described by Mcleod and Aruma and Hanachor prove that food has an important influence on human survival. In the course of its evolution, humans go through many phases to fulfill their basic needs. In the past, they only hunted animals and cultivated land for their food. Then early humans began to develop food processing rapidly to meet their basic food needs, for example, early humans began to know various agriculture and food processing. As time went on, humans at that time began to move to dwelling or migrate to find food. As every single place is different in terms of ecosystems and the availability of food ingredients, the way it is processed is different as well. Because the habits and traditions of each community group are different based on the needs of the group to survive, they start to create foods based from the tradition and habit of these groups (Cole, Augustin, Robertson, & Manners, 2018). -
Bab 6 Kesimpulan Dan Saran
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. variabel yang dipilih oleh Pujasera Mardika yaitu : Variabel yang dipilih oleh Pujasera Mardika didapat dari dari hasil wawancara pemilik dan focus group discussion. Berikut hasil dari variabel yang didapat dari hasil : Wawancara Pemilik Dari hasil wawancara pemilik variabel yang didapat yaitu : 1. Kenyamanan. 2. Citra Rasa. 3. Lokasi tenant. 4. Sistem pembagian. Dari hasil variabel yang didapat dari wawancara pemiliki akan dibuat menjadi kuesioner penelitian untuk konsumen dan tenant. Focus Group Discussion Dari hasil focus group discussion yang didapat yaitu : 1. Pertimbangan calon tenant. 2. Lokasi tenant. Dari hasil variabel yang didapat dari focus group discussion akan dibuat menjadi kuesioner penelitian untuk konsumen dan tenant. Berikut hasil pengembangan variabel yang didapat dari wawancara pemilik dan focus group discussion : 6-1 Universitas Kristen Maranatha Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-2 Tabel 6.1 Pengembangan Variabel Untuk Kuesioner Konsumen Variabel Indikator 1. Penerangan 2. Dekorasi 3. Tempat duduk dan Meja Makan Kenyaman 4.Penyaring Udara 5. Live Music 6. Pelayanan 1. Unik Citra Rasa 2. Konsistensi Perlengkapan 1. Kelengkapan perlengkapan 1. Anchor tenant Pertimbangan 2. Jenis Makanan Tenant 3. Merk Tenant Pengembangan yang sudah didapat pada tabel 6.1 akan dibuat menjadi kuesioner penelitian yang akan disebarkan kepada konsumen. Tabel 6.2 Pengembangan Variabel Untuk Kuesioner Tenant Variabel Indikator 1. Penerangan 2. Dekorasi 3. Meja Tenant Kenyaman 4.Penyaring Udara 5. Live Music 6. Pelayanan Lokasi Tenant 1. Penempatan tenant Perlengkapan 1. Kelengkapan perlengkapan 1. Sistem Pembagian Rent 2. Jumlah Persentase Pembagian Pengembangan yang sudah didapat pada tabel 6.2 akan dibuat menjadi kuesioner penelitian yang akan disebarkan kepada tenant.