RAPAT PERSIAPAN PENERAPAN PSBB PROVINSI RIAU
PEKANBARU, 30 APRIL 2020
Dari 639 orang PDP, tersebar di seluruh kab/kota
(12 kab/kotase-PropinsiRiau), dengan 41 kasus
positif yang tersebar di 8 kab/kota(Pekanbaru, Dumai, Pelelawan, Kampar, Bengkalis, Indragiri
Hilir, Rokan Hulu, Siak)
ANGGARAN PENANGANAN COVID-19 se-RIAU
PENANGANAN DAMPAK
EKONOMI
PENYEDIAAN JARING PENGAMAN SOSIAL
PENANGANAN KESEHATAN
- 1. Provinsi Riau:
- Rp. 154,30 M
- 1. Provinsi Riau:
- Rp.254.,14 M
- 1. Provinsi Riau:
- Rp.25 M
1. Kabupaten/Kota :
- 1. Kabupaten/Kota :
- 1. Kabupaten/Kota :
▪▪▪
▪▪
▪▪▪
▪▪
▪▪
KotaPekanbaru Kab. Siak Kab. Rokan Hulu
Kab. Kuansing Kab. Inhil
Rp. 66,49 M Rp. 33,74 M Rp. 12,60 M
Rp. 39,53 M Rp. 89,98 M
Rp. 53,21 M Rp. 41,62 M Rp. 37,91 M
Rp. 23,59 M Rp. 11,23 M
Rp. 91,58 M Rp. 41,82 M Rp.543,30 M
▪▪
▪
▪▪▪
▪▪
▪▪▪
▪
KotaPekanbaru Kab. Siak
Kab. Rokan Hulu
Kab. Kuansing Kab. Inhil
Rp. 6,59 M Rp. 11,37 M
▪
▪▪
▪▪▪
▪▪
▪▪▪
▪
KotaPekanbaru
Kab. Siak Kab. Rokan Hulu
Kab. Kuansing Kab. Inhil
Rp. 56,55 M
Rp. Rp.
--
Rp.
Rp. 23,10 M Rp.
-
Rp. 1,28 M Rp.
-
-
Kab. Inhu Kab. Rohil
Kab. Inhu
Kab. Rohil
Rp. 31,78 M
Rp. 6,50 M Rp. 8,76 M
Rp. 1,09 M Rp. 25,46 M Rp. 62,37 M
Rp. 57,69 M Rp. 234,71 M
Kab. Inhu
Kab. Rohil
Rp. 31,78 M
Rp. 7,40 M Rp. 16,49 M
Rp. 6,82 M
Kab. Pelalawan
Kab. Kampar Kab. Kep. Meranti
Kab. Bengkalis KotaDumai
Jumlah
Kab. Pelalawan
Kab. Kampar Kab. Kep. Meranti Kab. Bengkalis
KotaDumai
Jumlah
Kab. Pelalawan
Kab. Kampar Kab. Kep. Meranti Kab. Bengkalis
KotaDumai
Jumlah
Rp. Rp. 28,76 M
Rp.
Rp.149,08 M
-
- -
- .
- 3. Total
- Rp.687,60 M
- 3. Total
- Rp.498,41 M
- 3. Total
- Rp.359,98 M
Total Anggaran Penanggulangan COVID19 : Rp.1,54 Triliun
PENANGANAN KESEHATAN PROVINSI RIAU
1. Ada 48 Rumah Sakit se ProvinsiRiau yang ditunjukmelalui SK GubernurRiau Nomor :
711/IV/2020 sebagaiRumah sakit Rujukan.
2. Penambahan 276 tempat tidur untukPemenuhan 1.064 tempat tidur.
3. 1 Unit X-Ray
1. 23.000 APD, 9.660 Pcs Rapid Tes, 56.000 pasangSarung tangan (Hand Gloves), 5.364 Botol Hand
Sanitizer telah didistribusikan kekabupaten/kotase Riau
2. Sprayer Desinfektan 12 Unit dan cairannya5000 Liter
1. 13 Orang Paramedis 2. Rp. 27,2 M untuk Insentif Tenaga Medis dan Non-Medis 3. Rp. 8,5 M untuk Akomodasi Tenaga Medis
4. Rp.2,1 M, untuk Pemeriksaan Pasien, Pengadaan Peralatan Pemeriksaan Labkesling dan Reagen Labskeling
5. Rp.642 Juta untuk Kelengkapan Ambulance
6. Pemulasaran Jenazah.
1. Pegeseran Tahap I 2. Pergeseran tahap II 3. Akomodasi Tenaga Medis 4. Penanganan pemulangan Pekerja migran Indonesia (PMI)
: Rp.74.980.932.383,- : Rp. 70,146,145,444,- : Rp. 8,500,000,000,- : Rp. 700,000,000,-
Total Penanganan Kesehatan : Rp. 154,30 Miliar
PENANGANAN DAMPAK EKONOMI PROVINSI RIAU
Jumlah UMK yangterdata, berdasarkan usulan Dinas yang membidangiKoperasi dan UKM = 18.810 UMK(Data dari 8 Kabupaten/Kota)
STIMULUS
12
3
EKONOMI KE
USAHA MIKRO &
KECIL
UMK menerimaBLT sebesar Rp.300.000,-/bulan selama3 bulan atau Rp.900.000 untuk3 bulan
Dialokasikan
Rp.25.000.000.000,-
Kebutuhan anggaran untukdataUMKM 8 kabupaten/kotasebesar Rp.16.929.000.000,- dan akan bertambah,sejalan dengan data yang akan masuk
Sumber Dana : hasil realokasi/pencermatan Program/Kegiatan OPD
PENANGANAN DAMPAK EKONOMI PROVINSI RIAU
STIMULUS
PADAT KARYATUNAIBAGIINDUSTRIKECIL MENENGAH (IKM)
EKONOMI KE
USAHA MIKRO &
KECIL
IKM yang bergerakdi Bidang IndustriFashion diberikan bantuan berupa Pesanan Pembuatan Masker Non Medis (Masker Kain) dengan anggaran
Rp.720.000.000untuk180.000 Masker
Dinas Perindustrian,Perdagangan,Koperasidan UKM :
Dialokasikan
Rp.25.000.000.000,-
- BAHAN BAKU MASKER
- UPAH KERJA
Sumber Dana : hasil realokasi/pencermatan Program/Kegiatan OPD
Dinas Perindustrian, Perdagangan,Koperasidan UKM menyerahkan Hasil produksike Dinas yang menanganiBidang IKM untukdiserahkan kepada masyarakat
Total Penanganan Dampak Ekonomi : Rp.25.000.000.000,-
MEKANISME BANTUAN KEUANGAN KHUSUS DESA DAN
BANTUAN KEUANGAN KHUSUS KABUPATE/KOTA UNTUK KECAMATAN DAN KELURAHAN
PERGESERAN BANKEU KHUSUS
PERGESERAN BANKEU
KHUSUS KECAMATAN
Dialokasikan untuk 169 Kecamatan x Rp.100
Juta
PERGESERAN BANKEU
KHUSUS DESA
Dialokasikan untuk 1.591 Desa x Rp.100 Juta
Sumber Dana : dari pengurangan bankeu khusus
Desa sebelumnya
KAB/KOTAUNTUK
KELURAHAN
Dialokasikan untuk268 Kelurahan x Rp.100Juta Sumber Dana : hasil realokasi /pencermatan
Program/Kegiatan OPD
Sumber Dana : dari APBDMurni
DASAR HUKUM
DASAR HUKUM
DASAR HUKUM
1. Peraturan Gubernur Riau No. 62/2018 tentang
Perubahan Atas Pergub Riau Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pedoman Belanja Bantuan
Keuangan KepadaKabupaten/kota yang bersumber dariAPBDProvinsi Riau
1. Peraturan Gubernur Riau No. 62/2018 tentang
Perubahan Atas Pergub Riau Nomor 18 Tahun
2017 tentang Pedoman Belanja Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/kota yang bersumberdari APBD Provinsi Riau
1. Peraturan Gubernur Riau No. 10/2020 tentang
Perubahan atas peraturan Gubernur Riau No.38 Tahun 2019 tentang PedomanBantuan Keuangan Khusus Dari Pemerintah Provinsi
Riau Kepada Desa
2. PetunjukTeknis dalam rangakefektifitas tugas
camat se-Provinsi Riau
2. Dibuatkan PetunjukTeknis Khusus
2. PetunjukTeknis PenggunaanBantuan
Keuangan Khusus Desa
MEKANISMEPENCAIRAN
MEKANISMEPENCAIRAN
MEKANISMEPENCAIRAN
Sesuai dengan PetunjukTeknis Sekda
Sesuai dengan PetunjukTeknis Sekda
Sesuai dengan PetunjukTeknis
(SK Kepala Dinas PMD)
PERUNTUKAN
ADM Penunjang KesehatanBelanja Barang Kesehatan Belanja Modal Alat semprot disinspektan Pendataan warga yang terdampakekonomi Penyuluhandan
Monitoring untukpencegahan COVID19
PERUNTUKAN
Koordinasi Forum Kecamatan dalamrangka
PERUNTUKAN
Sesuai dengan PetunjukTeknis
pencegahan COVID
(SK Kepala Dinas PMD)
Belum Ada Pencairan
Belum ada realisasi
Pencairan 100 Juta Per Kelurahan untuk83 Kelurahan di Kota Pekanbaru (8,3 M)
PENYEDIAAN JARING PENGAMAN SOSIAL PROVINSI RIAU
1. Baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kotaharus menyiapkan RencanaJaring Pengaman Sosial (JPS)/Social Safety Net. 2. Pemerintah Provinsi Riau telahmenyiapkan Rencana Jaring PengamanSosial/Social Safety Net dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai
(BLT), Rp.300.000,-per KK selama 3 Bulan.
3. Bantuan Sosial Rp 3,90Miliar
4. Anggaran BLT berasal Bankeukhusus desa sebesar Rp.159,1 Miliar dan hasilpencermatan kegiatanlainnya.
Sesuai dengan Pasal 4 ayat (3) huruf a. PermendagriNo. 20 Tahun 2020, bahwa dalam halbelanja tidak terduga tidak mencukupi,
Pemerintah Daerah menggunakan dana dari hasil penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan lainnya sertapengeluaran pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan;
5. Skema bantuan JPS adalahdalambentuk BantuanLangsung Tunai(BLT):
a. Program BLT diselenggarakansebagai respondampak Pandemik COVID-19 yang terjadi di Indonesia, khususnyadi Riau. b. Program ini untuk dapat membantu masyarakat miskin agar tetap mampu memenuhikebutuhan hariannya.
RealokasiAnggaran dan RefocusingKegiatan :
1. Bantuan LangsungTunai(BLT) 2. OperasionalBLT
: Rp.254,146,500,000,- : Rp. 5,700,000,000,-
- : Rp. 3,900.000.000,-
- 3. Bantuan Sosial
Total Penyediaan Jaring Pegaman Sosial : Rp.263,70 Miliar
SOCIAL SAFETY NET
Jaring Pengaman Sosial Pemerintah Provinsi RIau
DATA TERPADU KESEJAHTERAAN SOSIAL (DTKS)
(Berisi 40% Penduduk Dengan Status Sosial Ekonomi Terendah)
Pemerintah Provinsi Riau
Exclusion Error
Subsidi
Jumlah Jiwa
COVID-
40%
APBN & APBD
1.758.577
19
(BLT Dana Desa, Kartu Pra Kerja
& Bansos APBD)
Jumlah KK
460.803
Rentan Miskin
Penerima PKH/Sembako
25%
APBN
Inclusion Error
Miskin
Jumlah Penduduk
10
6.971.745
SKEMA PENDATAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI
DTKS & NON DTKS PROVINSI RIAU
DTKS JANUARI 2020
RUTA : 445.302 KK : 460.803 JIWA: 1.758.577
ADANYA PERLUASAN KUOTA
SEMBAKOSEBANYAK
40.960 KPM
ADANYA BANTUAN SOSIAL TUNAI
DARI KEMENSOS SEBANYAK
253.563 KPM
RENCANA TOP UP PKH MURNI DAN
BSP SEMBAKOMURNI
HASIL VERIFIKASI
14 APRIL 2020
DTKS NON PKH
NON BSP
- 282.325 KK
- 273.784 KK
- 232.778 KK
- 0 KK
86.515 KK
MENUNGGU VERIFIKASI DARI
KABUPATEN/KOTA
(BERTANGGUNG JAWAB MUTLAK)
MASYARAKAT TERDAMPAK NON DTKS
DASAR
PENGANGGARAN BLT
254 M
SASARAN PENERIMA BLT PEMPROV. RIAU : 1. Top Up PKH & BSP Sembako Murni 2. Non DTKS, terdiri dari:
a. Keluarga Karantina COVID-19; b. UMKM/IKM Omzet Turun >50%; c. Warga pendatang dan bekerja di Riau yang belum dapat bantuan Pemerintah; dan d. Warga terdampak yang belum mendapat bantuan APBN & APBD Kabupaten/Kota.
REKAPITULASI CALON PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI PEMERINTAH PROVINSI RIAU DAMPAK COVID-19
(PKH DAN BSP MURNI)
SASARAN PENERIMA
BANTUAN
PENAMBAHANDATA
BANSOS TUNAI
PKH
- PENERIMA
- NO
- KAB/KOTA
- DTKS (KK) PKH (KK)
- BSP (KK)
PERLUASAN
KUOTA
AWAL
KUOTA AKHIR
SEMBAKO PKH MURNI BSP MURNI
SEMBAKO
5,437
1,606 1,035 4,071 3,747
993
1
2
- BENGKALIS
- 35,460
19,321 60,321 38,592 70,185 26,482
32,782 36,896 25,236
58,514 29,907 27,107
460,803
- 13,025
- 19,187
- 7,565
- 12,427
- 11,677
1,348
547
6,215 4,123
7,986 6,039
9,205 4,073 9,516 4,195 5,781 8,507
5,959
- DUMAI
- 5,019
16,612
9,434
8,394
25,703 13,303 34,852 15,387
23,101 18,412 11,475
23,283 16,062
7,737
9,053
20,326 17,643 25,079
6,099
14,871 53,389 17,643 31,197 10,019
7,069
4,472
16,287
8,350
- 3
- INDRAGIRI HILIR
INDRAGIRI HULU KAMPAR
325
4
1,084
1,080
430
- 5
- 24,637
10,725
14,196 12,900
7,243
23,557 10,295
11,679 11,259
6,778
- 6
- KUANSING
- 7
- KEPULAUAN MERANTI
PEKANBARU PELALAWAN
ROKAN HILIR ROKAN HULU SIAK
1,130 2,703 3,948
2,955 7,369 5,966
40,960
4,303
2,517 1,641
465
- 8
- 16,982
7,673
37,896 12,605
28,504
9,160
9
10 11 12
15,604 10,953
5,232
23,504
2,532
14,943 10,088
4,412
661
865
11,434
152,193
18,783
253,563
- 820
- 3,133
- JUMLAH
- 145,580
- 216,896
- 133,797
- 11,783
- 74,732
Bantuan Pemerintah
(Jaring PengamanSosial Mengatasi DampakCovid-19)
Pemerintah Provinsi Riau
- JENIS BANTUAN
- BENTUK BANTUAN
- APBN / APBD
- SASARAN
- PKH
- Rp. 75.000 s.d. 800.000
/ bulan
- APBN
- DTKS (40% Terendah)
- DTKS (40% Terendah)
- SEMBAKO
- Sembako senilai Rp.
200.000 / bulan
APBN
- APBN
- KARTU PRA KERJA
- Rp. 600.000/bulan
Selama 3 bulan
PHK, UMKM, IKM, TKI yang dipulangkan, Pekerja sektor formal/informal.
BLT DANA DESA
BANTUAN SOSIAL TUNAI
BANSOS PROVINSI
Rp. 600.000/bulan
Selama 3 bulan
APBN APBN
NonPKH/Sembako, Non DTKS (rentan sakit kronis) di Desa.
Rp. 600.000/bulan
Selama 3 bulan
Non PKH / Non Sembako Reguler
(TOP UP Rp. 300.000/KK
Untuk 3 Bulan)
- APBD PROVINSI
- Non DTKS, Keluarga Karantina Positif COVID-19,
UMKM/IKM Omzet Turun >50%, Warga Pendatang dan Bekerja di Riau, dan Warga Terdampak yang
Belum mendapat Bantuan APBN&APBD KAB/KOTA (Rentan Miskin dan Miskin Baru)
BANSOS
KABUPATEN/KOTA
Masing-Masing Pemkab/Pemko
- APBD
- Non DTKS (miskin baru, Non Bansos APBN/APBD
KABUPATEN/KOTA Provinsi)