Lampiran I Definisi Museum, Galeri, Dan Film
LAMPIRAN I DEFINISI MUSEUM, GALERI, DAN FILM a. Pengertian Museum Menurut International Council of Museums (ICOM), museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Menurut Association of Museum (1998), museum adalah badan yang mengumpulkan, menyelamatkan dan menerima artefak dan specimen dari orang yang dipercaya oleh badan museum. Museum merupakan sebuah badan yang mengumpulkan, mendokumentasikan, melindungi, memamerkan dan menunjukkan materi bukti dan memberikan informasi demi kepentingan umum. Menurut Ambrose dan Crispin (1993), museum adalah bagian dari pranata sosial dalam masyarakat, karena museum dipergunakan sebagai wahana memberikan pengetahuan, pendidikan, dan perkembangan kepada setiap masyarakat melalui sistemasi komunitas atau publik. b. Pengertian Galeri Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (2003), galeri adalah selasar atau tempat. Galeri dapat pula diartikan sebagai tempat yang memamerkan karya seni tiga dimensional karya 1 | L A M P I R A N seorang atau sekelompok seniman atau bisa juga didefinisikan sebagai ruangan atau gedung tempat untuk memamerkan benda atau karya seni. Menurut Encyclopedia of American Architecture (1975), Galeri diterjemahkan sebagai suatu wadah untuk menggelar karya seni rupa. Galeri juga dapat diartikan sebagai tempat menampung kegiatan komunikasi visual di dalam suatu ruangan kolektor atau seniman dengan masyarakat luas melalui kegiatan pameran. Menurut Djulianto Susilo seorang arkeolog, Galeri berbeda dengan museum. Galeri adalah tempat untuk menjual benda / karya seni, sedangkan Museum tidak boleh melakukan transaksi karena museum hanya merupakan tempat atau wadah untuk memamerkan koleksi benda-benda yang memiliki nilai sejarah dan langka (Koran Tempo, 2013) c.
[Show full text]