Download Lagu the Cangcuters London
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
Bab III Pop Melayu: Hegemoni Media Massa Dalam Ranah Musik Populer
Bab III Pop Melayu: Hegemoni Media Massa dalam Ranah Musik Populer di Indonesia 3.1 Identifikasi Pop Melayu sebagai Fenomena Industri Budaya dengan Komparasi terhadap Musik Pop Indie sebagai produk tandingan Fenomena aliran pop Melayu yang sedang berlangsung di industri musik Indonesia menampilkan keseragaman yang sangat kental. Hal ini terlihat dari lirik-lirik mereka yang hanya seputar perselingkuhan, elegi patah hati, aransemen musik yang sederhana, pengungkapan lirik yang sehari-hari dan banal, dan cengkok Melayu yang khas mirip musik-musik pop Malaysia yang pernah hadir di belantika musik Indonesia pada awal 1990an. Keseragaman di antara grup-grup musik pop Melayu ini adalah sesuatu yang menurut Adorno memiliki elemen standardisasi dan individualitas semu yang menjadi karakteristik dari musik populer, namun dalam kasus ini terlihat kedua elemen tersebut sangat kental dan tisak dapat dibantahkan lagi karena keseragaman yang menjadi benang merah di aliran pop Melayu tersebut yang sangat mencolok. Teori standardisasi dan individualitas semu digunakan oleh penulis dalam menganalisis lagu-lagu pop Melayu yang diterbitkan oleh major labels melalui studi komparasi terhadap musik pop yang diterbitkan dari jajaran indie labels. Penulis akan membandingkan antara beberapa elemen yaitu musikalitas, tema lagu, lirik, serta video klip yang ditampilkan. Pada studi ini, penulis mengambil sampel lima lagu pop Melayu modern dan lima lagu pop indie. Berikut ini adalah daftar lagu yang dijadikan sampel. Grup Musik Pop Melayu Judul Perusahaan Rekaman ST12 ‘Cari Pacar Lagi’ Trinity Optima Production Kangen Band ‘Selingkuh’ Sony BMG 44 Pop melayu..., Abdul Aziz Turhan Kariko, FIB Universitas UI, 2009 Indonesia Angkasa ‘Jangan Pernah Selingkuh’ Warner Indonesia ‘Tak Selamanya Selingkuh Merpati Nagaswara itu Indah’ Matta Band ‘Ketahuan’ PPS Berikut ini adalah daftar lagu indie yang digunakan oleh penulis dalam tulisan ini. -
Perlawanan Perempuan Terhadap Kekerasan Dalam Berpacaran Di Video Musik K-Pop
Perlawanan Perempuan terhadap Kekerasan dalam Berpacaran di Video Musik K-Pop Koko Sadewo & Rina Sari Kusuma Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162 Email: [email protected] Abstract: Women often become victims of violence in dating relationship and are just likely accept it. However, women depicted as victims dare against the perpetrators in some music videos. Through qualitative content analysis, this study aims to find forms of violence and women’s resistance toward it in dating in K-pop music videos. The results show that there are two forms of violence experienced by women, i.e. physical and psychic violence. In addition, victims can break down the stereotype that women are weak. It is showed by the attitude of women who dare to do revenge by hurting, even killing the perpetrators. Keyword: dating violence, K-pop music, video clip, women’s resistance Abstrak: Perempuan sering menjadi korban kekerasan dalam berpacaran dan cenderung menerima begitu saja kekerasan tersebut. Namun demikian, perempuan yang digambarkan menjadi korban berani bertindak melawan pelaku dalam beberapa video klip musik. Penelitian ini menggunakan analisis isi kualitatif dan bertujuan untuk mengetahui bentuk kekerasan serta perlawanan perempuan terhadap kekerasan dalam berpacaran di video klip musik K-pop. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua bentuk kekerasan yang diterima perempuan, yaitu kekerasan fisik dan psikis. Selain itu, korban dapat mendobrak stereotip yang menyatakan bahwa perempuan itu lemah. Hal tersebut ditunjukkan dengan sikap perempuan yang berani melawan dengan cara membalas dendam, melukai, hingga membunuh pelaku. Kata Kunci: kekerasan dalam berpacaran, musik K-pop, perlawanan perempuan, video klip Kekerasan merupakan persoalan pelanggaran integritas mental psikologi seseorang. -
Bab 1 Pendahuluan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Industri musik di Indonesia berubah pesat dalam 3 tahun terakhir. Penjualan album fisik kaset dan CD merosot drastis. Musisi dengan penjualan mencapai 6 digit pun tinggal sebuah legenda atau cerita belaka. Atas dasar situasi ekonomi yang tak menentu, pembajakan yang kian marak dan berubahnya perilaku konsumen akibat trend digital merupakan tiga faktor utama yang memaksa grafik penjualan album fisik terjun bebas. Keterpurukan yang luar biasa ini tidak hanya dirasakan oleh Sony BMG Indonesia, namun the big four – sebutan 4 perusahaan rekaman di Indonesia; Sony BMG Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music dan EMI sama-sama terkena imbasnya. Isyarat bakal ambruknya kuantitas penjualan fisik album rekaman sudah terlihat sejak 2007. Indikasinya adalah data resmi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Rekaman Indonesia (ASIRI). Pada tahun 2005, jumlah kaset dan CD yang beredar berjumlah 30.032.460 keping. Setahun kemudian menciut menjadi 23.736.355 keping atau 1,9 juta keping per bulan. 1 2 Tabel 1.1 Perbandingan Peredaran Produk Legal dan Bajakan Karya Rekaman Suara Tahun Produk Legal Produk Bajakan (dalam juta keping) (dalam juta keping) 1996 77,55 23,06 1997 67,35 112,83 1998 41,65 137,2 1999 64,46 181,5 2000 52,5 240,1 2001 44,03 290,81 2002 34,27 363,51 2003 35,83 356,51 2004 39,76 331,3 2005 30,03 359,2 2006 23,73 385,7 2007 19,39 443,55 *estimasi unit bajakan tahun 2007 naik 15% dibanding tahun 2006 Sumber : ASIRI Pembajakan adalah faktor utama yang belum ada titik cerah penyelesaian masalahnya. -
155.Mp3 G:\MUSICS\+44\+44
G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - 155.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Baby Come One (Accoustic ).mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Baby Come One.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Chapter 13.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Cliffdiving.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Interlude.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Lilian.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Little Dead.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Lycanthrope.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Make Ur Smile.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - No it isn't.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - No, Ist isn't.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - Weatherman.mp3 G:\MUSICS\+44\+44 - (When Ur Heart Stops Beating)\+44 - When Ur Heart Stops Beat ing.mp3 G:\MUSICS\+44\01 lycanthrope.mp3 G:\MUSICS\+44\02 baby come on.mp3 G:\MUSICS\+44\03 when your heart stops beating.mp3 G:\MUSICS\+44\04 little death.mp3 G:\MUSICS\+44\05 155.mp3 G:\MUSICS\+44\06 lillian.mp3 G:\MUSICS\+44\07 cliffdiving.mp3 G:\MUSICS\+44\08 interlude.mp3 G:\MUSICS\+44\09 weatherman.mp3 G:\MUSICS\+44\10 no it isn't.mp3 G:\MUSICS\+44\11 make you smile.mp3 G:\MUSICS\+44\12 chapter 13.mp3 G:\MUSICS\0.Utopia - Mencintamu sampai mati (Clean-CD rip) (Mencintaimu sampai m ati).mp3 G:\MUSICS\00 made in dewe ft ganie brothers\00 -
Manajemen PERUSAHAAN REKAMAN Oleh: Endah Wahyu Sulistiani, ST, MFA
MANAjEMEN PERUSAHAAN REKAMAN Oleh: Endah Wahyu Sulistiani, ST, MFA. Kelvin Tanus, BSc, M.Art Ahmad Budi Sulistio Yuwono, SE, MM Abstract The existence of a Record Company Management in Indonesia is clearly seen including CEO (Chief Executive Officer), President, Senior vice president, Business Affairs Department, Legal Department, Artist and Repertoire (A & R), Art Department, Publicity Department, New Media Department, Artist Development Department, Sales Department, Label Liaison, Pomotion Department. In addition there are also several record companies in Indonesia including: Aksara Records, Akurama Records, Aquarius Musikindo, Billboard, Blackbiard, Falcon Music. Hits Records, JK Records, Lokananta, Maheswara Music Records. Musica Studios, Nagaswara, Remaco, Sony Music Entertainment Indonesia, Sony BMG Music Entertainment Indonesia. From this record company, there are a variety of management found in it, this can be seen from the number of artists they handle. Thus the development of a record company can be seen from how much the number of artists it handles. Keywords: Manajemen, Record, Company. I. PENDAHULUAN Perusahan rekaman adalah perusahaan yang mengelola rekaman suara dan penjualannya, termasuk promosi dan perlindungan hak cipta. Mereka biasanya memiliki kontrak dengan artis-artis musik dan manajer mereka. Saat ini ada 4 perusahaan rekaman besar yang menguasai sekitar 70% pasar musik dunia, yaitu Warner Music Group, EMI, Sony BMG, dan Universal Music Group. Di luar itu ada juga perusahaan-perusahaan rekaman kecil yang disebut independent (indie) label. Mereka tidak dikuasai oleh perusahaan- perusahaan besar seperti di atas, namun juga biasanya memiliki kemampuan terbatas dalam memasarkan produk mereka. Sebuah perusahaan rekaman biasanya memiliki kontrak rekaman eksklusif dengan seorang artis atau kelompok musik untuk merekam musik mereka dengan imbalanroyalti dari harga jual rekaman tersebut.1 Manajemen Perusahaan Rekaman terdiri dari berbagai unsur diantaranya: (1) CEO (CHIEF EXECUTIVE OFFICER). -
Deskripsi Pertunjukan Pada Komunitas Gitar “Medan Guitar Jamm” Di Kota Medan
DESKRIPSI PERTUNJUKAN PADA KOMUNITAS GITAR “MEDAN GUITAR JAMM” DI KOTA MEDAN SKRIPSI SARJANA DIKERJAKAN O L E H NAMA : ALEX HAMONANGAN SIREGAR NIM : 170707022 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU BUDAYA PROGRAM STUDI ETNOMUSIKOLOGI MEDAN 2021 i Universitas Sumatera Utara ii Universitas Sumatera Utara iii Universitas Sumatera Utara iv Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan penulis juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis disebutkan dalam daftar pustaka. Medan, 8 Februari 2021 Alex Hamonangan Siregar NIM. 170707022 i Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Pujisyukur dan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Deskripsi Pertunjukan Pada Komunitas Gitar “Medan Guitar Jamm” Di Kota Medan " ini sebagai salah satu syarat dalam mencapai gelar sarjana di Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Strata-1 Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara. Dalam penyusunan skripsi ini, penulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan baik dalam analisis maupun tata bahasanya. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi perbaikan skripsi ini agar menjadi skripsi yang lebih baik lagi kedepannya. Skripsi ini dapat diselesaikan bukan karena kemampuan penulis sendiri, namun juga karena dukungan doa dan bantuan dari berbagai pihak yang senantiasa mendukung penullis. Untuk itu penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus kepada: 1. Bapak Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, sebagai rektor Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Dr.