Pengolahan Aneka Kerupuk Dan Keripik Bahan Pangan
Total Page:16
File Type:pdf, Size:1020Kb
Load more
Recommended publications
-
A MODERN-SINGAPOREAN CHRISTMAS Top Stories
Presenting A MODERN-SINGAPOREAN CHRISTMAS Top Stories Shine & sizzle with a Mod-Sin spin this Christmas to spice up your festive table! 16% Early Bird Discount for festive takeaway items. All-you-can-eat Buffet (served à la carte). Sleigh into to our heritage building for a yummy fulfilment to kick- start your festive celebrations this Christmas. Exclusive News Christmas Eve Dinner Dazzle yourself with a 24th Dec 2020 Modern-Singaporean 2 seatings: (Mod-Sin) Christmas... jolly 1800 - 1930 hrs tables filled with ingredients 1930 - 2100 hrs of a truly Merry Christmas Adult: $58++ seasoned with love & a dash Child: $29++ of enchantment. Christmas Day Tantalise your taste buds Brunch with our unique festive 25th Dec 2020 dishes; from our savoury 2 seatings: Laksa Turkey Pie to our sweet Ang Ku Kueh Log 1100 - 1230 hrs Cake, be marvelled by 1230 - 1400 hrs Assam Nenas ‘Carbonara’ Gratin Lobster choices aplenty. Adult: $48++ ++ All prices for dine-in are quoted in Singapore dollars and are subject to 10% service charge & prevailing government taxes (e.g. GST). Child: $24 CONNECT WITH US FLIP FOR MORE @BABACHEWSSG @BABACHEWS Festive Takeaways Let your spirits run high with our Mod- Sin rendition of the Christmas turkey. Our Turkey Ngoh Hiang ‘Golden Pillow’ is turkey breast rolled into a roulade with fillings of minced meat and vegetables & enveloped in a beancurd skin. Another local favourite with a modern spin is our Laksa Turkey Pie - a combination of the holiday pie with Singapore’s staple of our local favourite dish. Turkey Ngoh Hiang ‘Golden Pillow’ ‘Kopi C’ Flavoured BBQ Pork Spareribs Baba’s Beef Rendang Laksa Turkey Pie Your usual festive spread with a Mod-Sin twist that will make you go “Baba-Mia”! Seafood lovers will enjoy our Assam Nenas ‘Carbonara’ Gratin Lobster - Bamboo lobster in assam curry sauce“ gratinated with cream and cheese. -
Sate Iboe Sarongan Tanah Djawa & Bali
SATE IBOE SARONGAN TANAH DJAWA & BALI The Satay Parade of the Village Vendors THE SATAY PARADE Sate Lilit Ikan Gianyar (Bali) Balinese fish satays marinated and grilled in tropical spices, served with ‘sambal matah’ (12 ingredient-Balinese relish) Sate Kerang Kraton (Pasuruan) Fresh cockles in skewers, marinated in soy paprika sauce Sate Ayam Ponorogo Tender chicken satays from a famous village vendor from Ponorogo Sate Tahu Tempe Bumbu Rujak Grilled soybean cake and tofu satay marinated in coconut milk and Javanese red curry Sate Daging Manis Kotagede Skewers of tender beef marinated in sweet soy garlic sauce Sate Udang Besar Grilled prawns on lemongrass skewers, in honey and rum sauce Sate Cumi Cumi Skewers of squids, fried in batter served with black pepper and onions relish VEGETABLE Urap-Urap Putih Teri Asin Blanched village-style fresh tropical vegetables: young papaya leaves, cassava leaves, yellow velvetleaf, water spinach, and winged bean in juicy grated coconut and salted missprets fish Accompaniments from Around the World Chilly with sweet soy sauce Peanut Sauce Sambal Matah – Balinese Shallot Relish Sambal Terasi – Javanese Chilli & Shrimp Paste Sambal Bepasih - Balinese Seafood Salad with Shallot Dressing and Jukut Meurab Sambal Lombok Hijau- Green Chili Relish from Lombok Island SIDES Grilled Baby Corn on The Cob Sautéed Mixed Organic Baby Vegetables Roasted Baby Potatoes Organic Brown Rice OR White Rice DESSERT Es Dawet Ketan Hitam Chilled fermented black sticky rice and pandanus glutinous tapioca. -
Riau Malay Food Culture in Pekanbaru, Riau Indonesia
Mardatillah et al. Journal of Ethnic Foods (2019) 6:3 Journal of Ethnic Foods https://doi.org/10.1186/s42779-019-0005-7 ORIGINAL ARTICLE Open Access Riau Malay food culture in Pekanbaru, Riau Indonesia: commodification, authenticity, and sustainability in a global business era Annisa Mardatillah* , Sam’un Jaja Raharja, Bambang Hermanto and Tety Herawaty Abstract The purpose of this research is to provide an in-depth analysis of the commodification, authenticity, and sustainability of culinary legacy as an instance of intangible cultural legacy, as well as how to subsequently compete with excellence and sustainability in the midst of a modern, global era of business without the loss of authenticity value. Herein is revealed the application of true local culture amid commercialization and modernization, differentiating between the authenticity and that which is out-of-sorts with local identity. The controversy of contextualization, the discussion of what is necessary, and the commodification of traditional food, namely the traditional foods of Riau Malay, to respond to the demand of a global market, are areas of interest in this study, as well as how the traditional foods of Riau Malay may compete with excellence and sustainability in a global market while retaining its authenticity values. The methodology used in this research is qualitative phenomenological; the interviews were carried out from the informants who were cultural figures of Riau Malay, social figures, and business actors in the traditional Riau Malay food industry with resulting evidence that confirms the necessity of heritage value of traditional Riau Malay foods, commodification in the area of globalization, without necessitating any loss of authenticity elements. -
Dra.Elly Lasmanawati .Msi
PECEL Dra.Elly Lasmanawati .MSi Prodi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2009 Pengertian pecel dalam menu Indonesia • Pecel adalah makanan khas kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran yang dihidangkan dengan disiram sambal kacang. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaisse, hanya untuk pecel menggunakan topping sambal kacang. • Bahan utama dari sambal pecel adalah kacang tanah dan cabe rawit yang dicampur dengan bahan lainnya seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica dan garam. • Pecel sering juga dihidangkan dengan rempeyek kacang, rempeyek udang atau lempeng beras. Selain itu pecel juga biasanya disajikan dengan nasi putih yang hangat ditambah daging ayam atau jerohan. • Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun yang dilipat yang disebut pincuk. • Masakan ini mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan dalam bahan-bahan yang digunakan. Rasa pecel yang pedas menyengat menjadi ciri khas dari masakan ini. • Di beberapa daerah di Indonesia, pecel dapat terdiri dari bermacam-macam sayuran dan biasanya ditambahkan dengan bahan tertentu, misalnya di wilayah Banyumas, pecel sering dibubuhi dengan bahan-bahan (sayuran) yang berbau merangsang, diantaranya ditaburi dengan biji-biji lamtoro atau irisan bunga kecombrang yang telah dikukus. • Porsi untuk pecel antara 80-100 gram. • Nama pecel memiliki arti berbeda di daerah Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Pecel tidak disajikan dalam bentuk sayur-sayuran, melainkan berbentuk rujak. • Pecel versi daerah Slawi terdiri dari buah- buahan segar seperti jambu, nanas, pepaya, dan mangga serta disirami dengan saus gula merah kental. Kualitas pecel • Tekstur (susunan bahan) : pecel harus dibuat dari bahan yang segar, lembut, dan bersih. -
Pelaksanaan Kegiatan Latihan
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN LATIHAN PRESENTASI PRODUK A. Perencanaan Latihan Presentasi Produk Penulis telah melaksanakan kegiatan latihan selama 2 bulan dari bulan September sampai dengan bulan November dengan rencana kegiatan latihan sebagai berikut; TABEL 7 PERENCANAAN KEGIATAN LATIHAN PEMBUATAN KUE ULANG TAHUN NASI TUMPENG September Oktober November Kegiatan Latihan Week Week 3 Week 4 Week 3 Week 4 Week 1 2 Latihan membuat tampah, membuat nasi kuning tumpeng pertama Latihan membuat telur rebus, ikan goreng, ayam bakar kecap, urap, tempe orek dan mie goreng pertama 41 42 TABEL 7 PERENCANAAN KEGIATAN LATIHAN PEMBUATAN KUE ULANG TAHUN NASI TUMPENG (LANJUTAN) Latihan menyusun semua bagian nasi tumpeng pertama Latihan finishing kue ulang tahun nasi tumpeng pertama Latihan membuat tampah, membuat nasi kuning tumpeng kedua Latihan membuat telur rebus, ikan goreng, ayam bakar kecap, urap, tempe orek dan mie goreng kedua Latihan menyusun semua bagian nasi tumpeng kedua Latihan finishing kue ulang tahun nasi tumpeng kedua Latihan membuat ikan goreng dan ayam bakar kecap ketiga Sumber : Hasil Olahan Penulis, 2019 43 Setelah membuat perencanaan kegiatan diatas, selanjutnya penulis membuat tabel working plan yang digunakan untuk persiapan presentasi produk. Work Planning adalah suatu proses mempersiapkan usaha atau kegiatan yang akan dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Sistematis dalam arti teratur, dan logis dalam arti masuk akal sehingga bisa dipertanggung jawabkan (Kanaidi, 2013). -
February 2016 Volume 17 No
FEBRUARY 2016 VOLUME 17 NO. 189 www.baliandbeyond.co.id + BALI&BEYOND FEBRUARY 2016 1 &DELIGHTS DINE A FINE NEW WORLD UP IN THE HILLS OF UBUD, AMONGST THE LUSH GROUNDS OF THE BLANCO RENAISSANCE MUSEUM, A CULINARY REVOLUTION IS UNDERWAY AT BLANCO PAR MANDIF, A NEW RESTAURANT BY INDONESIA’S AWARD- WINNING CHEF AND RESTAURATEUR OF THE HUGELY SUCCESSFUL TEATRO GASTROTEQUE, MANDIF M. WAROKKA. This page: Salad bengkuang. Opposite page, clockwise from top left: Mie Cakalang, Rempeyek, 28 BALI&BEYOND FEBRUARY 2016 Rajungan, Cendol. fi rst met Chef Mandif over a haute cuisine reigns the chef’s tasting degustation menu, ranging from fi ve year ago when I interviewed runway at BLANCO. Let’s have a to 13 courses, caters to sophisticated him about the opening of his taste… palates and reads like a delicious second restaurant, BLANCO trip down Chef Mandif’s memory par Mandif in Ubud. I left in CROSSING lane across the archipelago. Iawe of his passion and respect for BOUNDARIES Digging deep into the roots of Indonesian food as well as his grand Beyond the opulent wooden space, Indonesian food for customs and ambition to elevate the cuisine of the bustling open kitchen, the sleek traditions, heart-warming recipes his homeland to a higher level of eight-seater chef’s tasting table and from his childhood are dissected, gastronomic delight. Days after the theatrical culinary inventions, reconstructed and resurrected the hushed opening of BLANCO a nostalgic sentiment lingers in through innovative ideas, where par Mandif in June of 2015, he the air. The highly conceptualized classical culinary techniques meet invited me over for a dinner. -
Bika Ambon of Indonesia: History, Culture, and Its Contribution to Tourism Sector Chairy1* and Jhanghiz Syahrivar2
Chairy and Syahrivar Journal of Ethnic Foods (2019) 6:2 Journal of Ethnic Foods https://doi.org/10.1186/s42779-019-0006-6 REVIEWARTICLE Open Access Bika Ambon of Indonesia: history, culture, and its contribution to tourism sector Chairy1* and Jhanghiz Syahrivar2 Abstract Indonesia is an archipelago with more than 17,000 islands and more than 300 ethnic groups. Today, the country has 35 provinces, and each province has its own local culture, language, and ethnic food. Medan is the capital of North Sumatra province which is one of the most populated provinces in Indonesia. One of the popular and authentic food souvenirs for tourists who visit Medan is Bika Ambon. Arguably, it is one of the most delicate cakes in terms of preparation and taste. The ingredients of Bika Ambon are tapioca or sago, wheat flour, sugar, coconut milk, and eggs and added bread yeast for fermentation. Bika Ambon has been a magnet for both local and international tourists visiting Medan. Keywords: Bika Ambon, Tourism, Food culture, Halal foods Introduction [3]. Moreover, Bika Ambon is rich in carbohydrates, fats, According to United Nations World Tourism Organization and proteins. (UNWTO) 2018 Tourism Highlights Report, there were a In its making, the dough is fermented before roasting. total of 1.32 million global tourist arrivals [1]. Travelers The ingredients used to make Bika Ambon are relatively now have many tourist destinations to choose from; hence, cheap and easy to obtain, which are tapioca or sago, many countries, including Indonesia, must compete for wheat flour, sugar, coconut milk, and eggs and added their attention. -
SNACKS) Tahu Gimbal Fried Tofu, Freshly-Grounded Peanut Sauce
GUBUG STALLS MENU KUDAPAN (SNACKS) Tahu Gimbal Fried Tofu, Freshly-Grounded Peanut Sauce Tahu Tek Tek (v) Fried Tofu, Steamed Potatoes, Beansprouts, Rice Cakes, Eggs, Prawn Paste-Peanut Sauce Pempek Goreng Telur Traditional Fish Cakes, Egg Noodles, Vinegar Sauce Aneka Gorengan Kampung (v) Fried Tempeh, Fried Tofu, Fried Springrolls, Traditional Sambal, Sweet Soy Sauce Aneka Sate Nusantara Chicken Satay, Beef Satay, Satay ‘Lilit’, Peanut Sauce, Sweet Soy Sauce, Sambal ‘Matah’ KUAH (SOUP) Empal Gentong Braised Beef, Coconut-Milk Beef Broth, Chives, Dried Chili, Rice Crackers, Rice Cakes Roti Jala Lace Pancakes, Chicken Curry, Curry Leaves, Cinnamon, Pickled Pineapples Mie Bakso Sumsum Indonesian Beef Meatballs, Roasted Bone Marrow, Egg Noodles Tengkleng Iga Sapi Braised Beef Ribs, Spicy Beef Broth, Rice Cakes Soto Mie Risol Vegetables-filled Pancakes, Braised Beef, Beef Knuckles, Egg Noodle, Clear Beef Broth 01 GUBUG STALLS MENU SAJIAN (MAIN COURSE) Pasar Ikan Kedonganan Assorted Grilled Seafood from Kedonganan Fish Market, ‘Lawar Putih’, Sambal ‘Matah’, Sambal ‘Merah’, Sambal ‘Kecap’, Steamed Rice Kambing Guling Indonesian Spices Marinated Roast Lamb, Rice Cake, Pickled Cucumbers Sapi Panggang Kecap – Ketan Bakar Indonesian Spices Marinated Roast Beef, Sticky Rice, Pickled Cucumbers Nasi Campur Bali Fragrant Rice, Shredded Chicken, Coconut Shred- ded Beef, Satay ‘Lilit’, Long Beans, Boiled Egg, Dried Potato Chips, Sambal ‘Matah’, Crackers Nasi Liwet Solo Coconut Milk-infused Rice, Coconut Milk Turmeric Chicken, Pumpkin, Marinated Tofu & -
KERUPUK SINGKONG EBI’ – Inovasi Jenis Kerupuk Dengan Singkong Dan Ebi
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM KRISBI ’KERUPUK SINGKONG EBI’ – Inovasi Jenis Kerupuk dengan Singkong dan Ebi BIDANG KEGIATAN: PKM-KEWIRAUSAHAAN Diusulkan oleh: Prio Pramujio NIM : A12.2012.04589 Andoko NIM : D22.2011.011166 Arya Santosa NIM : B11.2012.02555 UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2013 PENGESAHAN USULAN PKM-KEWIRAUSAHAAN 1. Judul Kegiatan : KRISBI ’KERUPUK SINGKONG EBI’ – Inovasi Jenis Kerupuk dengan Singkong dan Ebi 2. Bidang Kegiatan : PKM-K 3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Prio Pramujio b. NIM : A12.2012.04589 c. Jurusan : S1 Sistem Informasi d. Universitas : Universitas Dian Nuswantoro e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Ds. Sikayu Kec. Comal Kab. Pemalang 087711581196 f. Alamat e-mail : [email protected] 4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 3 Orang 5. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : Fahri Firdausillah, S.Kom, MCS b. NIDN : 0605078601 c. Alamat Rumah dan No Telp/HP : Jl.Dewi Sartika Timur X No.22 RT 07 RW 05 Kelurahan Sukorejo Gunung Pati Semarang / 0243547038 6. Biaya Kegiatan Total a. Dikti : Rp 11.428.500,00 b. Sumber Lain : - 7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan Semarang, 05 Oktober 2013 Menyetujui, Ketua Program Studi Ketua Pelaksana Sri Winarno, M.Kom Prio Pramujio NIP. 0686.11.1998.142 NIM. A12.2012.04589 Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dosen Pendamping Usman Sudibyo, S.Si, M.Kom Fahri Firdausillah, S.Kom, MCS NIP. 0686.11.1996.101 NIDN. 0605078601 ii DAFTAR ISI PENGESAHAN USULAN PKM-KEWIRAUSAHAAN .............................................................. ii DAFTAR -
Entree Beverages
Beverages Entree HOT/ COLD MOCKTAIL • Sambal Ikan Bilis Kacang $ 6 Spicy anchovies with peanuts $ 4.5 • Longing for Longan $ 7 • Teh Tarik longan, lychee jelly and lemon zest $ 4.5 • Kopi Tarik $ 7 • Spring Rolls $ 6.5 • Milo $ 4.5 • Rambutan Rocks rambutan, coconut jelly and rose syrup Vegetables wrapped in popia skin. (4 pieces) • Teh O $ 3.5 • Mango Madness $ 7 • Kopi O $ 3.5 mango, green apple and coconut jelly $ 6.5 • Tropical Crush $ 7 • Samosa pineapple, orange and lime zest Curry potato wrapped in popia skin. (5 pieces) COLD • Coconut Craze $ 7 coconut juice and pulp, with milk and vanilla ice cream • Satay $ 10 • 3 Layered Tea $ 6 black tea layered with palm sugar and Chicken or Beef skewers served with nasi impit (compressed rice), cucumber, evaporated milk onions and homemade peanut sauce. (4 sticks) • Root Beer Float $ 6 FRESH JUICE sarsaparilla with ice cream $ 10 $ 6 • Tauhu Sumbat • Soya Bean Cincau $5.5 • Apple Juice A popular street snack. Fresh crispy vegetables stuff in golden deep fried tofu. soya bean milk served with grass jelly • Orange Juice $ 6 • Teh O Ais Limau $ 5 • Carrot Juice $ 6 ice lemon tea $ 6 • Watermelon Juice $ 12 $ 5 • Kerabu Apple • freshAir Kelapa coconut juice Muda with pulp Crisp green apple salad tossed in mild sweet and sour dressing served with deep $ 5 fried chicken. • Sirap Bandung Muar rose syrup with milk and cream soda COFFEE $ 5 • Dinosaur Milo $ 12 malaysian favourite choco-malt drink • Beef Noodle Salad $ 4.5 Noodle salad tossed in mild sweet and sour dressing served with marinated beef. -
Analisis Strategi Pemasaran Pada Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA RESTORAN BAKMI JAPOS CABANG BOGOR SKRIPSI MARLIA PRATIWI PROGRAM STUDI SOSIAL EKONOMI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2008 RINGKASAN MARLIA PRATIWI. D34104056. 2008. Analisis Strategi Pemasaran pada Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor. Skripsi. Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Pembimbing Utama : Ir. Asi H. Napitupulu, MSc. Pembimbing Anggota : Ir. Juniar Atmakusuma, MS Pergeseran pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat perkotaan, terjadi peningkatan mobilitas fisik yang disebabkan oleh peningkatan aktivitas yang dilakukan di luar rumah. Kondisi ini membuat adanya peningkatan pada permintaan masyarakat terhadap makanan jadi. Jenis usaha yang terkait dengan penyediaan makanan adalah salah satunya melalui bisnis restoran. Bakmi Japos merupakan salah satu restoran yang muncul untuk memanfaatkan peluang pasar tersebut. Bakmi Japos telah memberikan alternatif sajian makanan yang sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia serta turut memacu pertumbuhan restoran di Indonesia, khususnya di Kota Bogor. Tingkat persaingan diantara para pelaku usaha restoran semakin kompetitif. Persaingan tersebut menuntut Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor perlu melakukan penyesuaian yang cepat dan terencana, sehingga diperlukan suatu perumusan strategi pemasaran yang tepat untuk menghadapi persaingan dengan restoran yang lain. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui bauran pemasaran jasa dan penilaian konsumen terhadap bauran pemasaran jasa yang selama ini diterapkan oleh Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor, 2) mengetahui faktor-faktor dari lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap strategi pemasaran, dan 3) mengetahui alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor agar dapat bersaing dengan para pesaingnya. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan pada bulan 6 November s/d 6 Desember 2007 di Restoran Bakmi Japos Cabang Bogor, Jalan Otto Iskandardinata No. -
BAB II PROFIL UMUM KAMPUNG ARAB A. Sejarah Kuliner Khas Arab
BAB II PROFIL UMUM KAMPUNG ARAB A. Sejarah Kuliner khas Arab peranakan sebenarnya merupakan kuliner yang lahir dari perpaduan antara budaya lokal Indonesia dan budaya orang-orang Arab peranakan yang tinggal dan menetap di Indonesia. Orang-orang Arab peranakan yang tinggal di Indonesia merupakan orang-orang Arab dari kota Hadramanut Yaman yang datang ke Indonesia dan menyebarkan ajaran islam melalui asimilasi budaya yaitu kesenian dan pernikahan dengan penduduk setempat terutama kalangan istana-istana Hindu. Saat ini jumlah keturunan Arab Hadramanut di Indonesia sendiri diperkirakan sudah melebihi jumlah mereka yang ada di tanah leluhurnya dan mereka menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Dari sisi budaya, masyarakat Arab Hadramanut di Indonesia sudah banyak berasimilasi dengan budaya setempat, termasuk di dalamnya adalah makanan sehari-hari. Percampuran budaya Arab-Indonesia melahirkan suatu gaya kuliner Arab peranakan dengan cita rasa yang authentic dan unik. Keahlian memasak makanan khas Arab peranakan yang sudah dicocokan dengan lidah orang lokal, ditambah pujian dari teman tentang masakan buatannya membuat pemilik Kampung Arab Café and Resto memiliki ide untuk membuka usaha kuliner tersebut, sehingga pada tanggal 22 Juni 2014 Kampung Arab Café and Resto resmi dibuka dengan menu andalan Nasi Kebuli yang diolah dengan bumbu khas Kampung Arab dengan daging yang empuk dan lembut ditambah shisha dengan berbagai varian rasa. Menu-menu yang dijual memang menu khas Timur Tengah maupun Indonesia, untuk kategori makanan ada Nasi Kambing goreng, Nasi Krensgsengan Kambing, Briyani Kambing Jumbo, Nasi Kebuli Kambing, Nasi Briyani Kambing, Nasi Kambing Bakar Madu dan masih banyak lainnya. Minuman yang dijual memiliki nama yang unik seperti Najwa, Marwa, Safa, Sahe, dan lainnya.